Suara.com - Presiden Joko Widodo meletakkan karangan bunga berwarna merah putih di persemayaman Presiden Pertama Turki, Mustafa Kemal Ataturk, di Anitkabir atau yang lebih dikenal sebagai Mausoleum Ataturk.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ibu Negara Iriana Joko Widodo tiba di Kompleks Mausoleum Ataturk di Ankara, Kamis (6/7/2017), pada sekitar pukul 09.00 waktu setempat.
Presiden Jokowi, seperti diberitakan Antara, dikawal oleh pasukan terbaik Turki dalam prosesi peletakan bunga di makam Bapak Pendiri Turki tersebut.
Presiden hadir bersama rombongan termasuk para menteri yang berbaris di belakang Presiden dipandu tentara Turki.
Mereka menaiki anak tangga menuju tempat persemayaman Presiden Ataturk. Presiden kemudian meletakkan karangan bunga merah putih tersebut dibantu dua tentara Turki.
Setelah itu, Presiden dan rombongan yang hadir mengheningkan cipta sejenak kemudian menuju anak tangga untuk berfoto bersama.
Presiden lalu menuju semacam kantor Mausoleum untuk menandatangani buku tamu.
Ibu Negara yang mengenakan kebaya warna ungu mendampingi Presiden saat usai mengisi buku tamu tersebut.
Baca Juga: Pelapor Kaesang 'Diserbu' Warganet, Akunnya Dibanjiri Kata Ndeso
Setelah berkunjung ke Mausoleum Ataturk, Presiden dan rombongan menuju Masjid Kocatepe yang merupakan masjid terbesar dan paling megah di Ankara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Menkes Pastikan Risiko Ebola di Indonesia Rendah, Penularannya Tak Semudah Covid-19
-
Menkes Bingung Harga Obat di RI 2-6 Kali Lebih Mahal dari Harga Pasar Global: Kita Harus Negosiasi
-
Respons PDIP Soal Keakraban Prabowo dan Megawati: Biasa Saja, Sudah Bersahabat Lama
-
Papua Barat Punya Sekolah Berbasis Konservasi Pertama di Indonesia, Apa Beda dengan Sekolah Biasa?
-
Suasana PN Jaksel Riuh! Gugatan Praperadilan Dikabulkan, Kasus Air Keras Andrie Yunus Berlanjut
-
Nadiem Makarim: Chromebook Bikin Negara Hemat Triliunan, Mengapa Saya yang Dituntut?
-
Fenomena Mas Bahlil Ganteng, Kala Kritik di Media Sosial Berbalik Jadi Keuntungan Politik
-
Gelar Pasar Murah Iduladha, Disperindag Jabar Sediakan Kebutuhan Pokok Harga Terjangkau
-
Mimpi Buruk yang Nyata, Nadiem Ceritakan Malam-Malam Terberat di Balik Jeruji