Suara.com - Ketua DPR RI Setya Novanto mangkir dari pemanggilan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus dugaan korupsi Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP), Jumat (7/7/2017).
Kepala Biro Pimpinan Kesekretariatan Jenderal DPR Hani Tahaptari mengatakan, Novanto tidak bisa memenuhi panggilan KPK karena sakit kepala.
“Dia sakit vertigo sejak beberapa hari lalu,” klaim Hani.
Hani menceritakan, kondisi kesehatan Novanto mengalami penurunan sejak beberapa hari lalu. Bahkan, ia menuturkan Novanto baru sekali masuk kerja sejak masa libur Idul Fitri 1438H, yakni saat halal bi halal.
Karena itulah, Hani mengatakan DPR sudah mengirimkan surat keterangan kepada KPK untuk mengabarkan sang ketua tak bisa hadir.
"Tapi suratnya belum ada balasan. Mungkin responsnya langsung dijadwalkan ulang oleh KPK untuk pemeriksaan pak ketua,” tuturnya.
KPK memeriksa Novanto terkait kasus korupsi e-KTP yang merugikan negara hingga Rp2,3 triliun. Ia diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Andi Agustinus alias Andi Narogong.
Novanto sebelumnya sudah kali kedua diperiksa KPK sebagai saksi kasus yang sama. Kali pertama ia diperiksa pada tanggal 13 November 2016. Semenatara pemeriksaan kali kedua pada 10 Januari 2017.
Baca Juga: Pelapor Kaesang Datangi Polisi, Ngotot Dapat Surat Panggilan
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan