Suara.com - Korban penusukan di Tempat Hiburan Malam (THM) Karaoke DC Entertaiment di Mabuun, Tanjung, Kalsel, akhirnya meninggal dunia. Korban telah satu minggu mendapat perawatan di Rumah Sakit H Badarudin Tanjung di kota setempat.
"Memang benar, korban penusukan di Karaoke DC Entertaimen akhirnya meninggal dunia setelah mendapatkan perawatan medis," kata Kapolres Tabalong AKBP Hardiono melalui KBO Satuan Reskrim Ipda Pol Made Janaloka di Tanjung, Selasa (11/7/2017).
Dia mengatakan, korban penusukan itu menghembuskan nafas terakhirnya pada Selasa sore, sekitar pukul 15.00 WITA dan akan dimakamkan pada Rabu (12/7) siang, sekitar pukul 13.00 WITA, selepas Shalat Dzuhur di Desa Wayau, Kecamatan Tanjung.
Korban diketahui bernama Zaini alias Ijai (32), sedangkan pelaku diketahui bernama Erwin Putra Pratama alias Erwin (28) warga Desa Kapar RT04 Kecamata Murung Pudak, Kabupaten Tabalong.
Sebagai informasi, kejadian penusukan terjadi pada Selasa (4/7) dini hari, sekitar pukul 03.30 WITA di Karaoke DC Entertainment. Korban yang bernama Jaini itu awalnya bersama teman-temannya sedang hiburan di Karaoke DC Entertainment.
Kemudian, terjadi perkelahian tepatnya di depan meja kasir yang berada di lantai dua yang mana tersangka menusukkan senjata tajam jenis pisau sebanyak dua kali ke arah perut korban yang mengakibatkan korban mengalami luka tusuk dan mengenai bagian paru-parunya.
"Saat ini pelaku sudah ditangkap dan sedang menjalani proses hukum atas perbuatanny. dan Polisi menjerat pelaku dengan pasal 351 ayat 3 KUHP Tentang Penganiayaan yang mengakibatkan matinya seseorang," ujar KBO Reskrim Polres Tabalong itu. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Jabat Sekjen Kementan, Harta Mertua Dwi Sasetyaningtyas Tembus Rp3 Miliar Lebih
-
Tolak Hukuman Mati ABK Fandi Ramadan di Kasus 2 Ton Sabu, Legislator DPR: Bukan Aktor Dominan
-
Polisi Ungkap Kendala di Balik Penanganan Kasus Dugaan Kekerasan Seksual Konten Kreator Cinta Ruhama
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Propam PMJ Datangi SPBU Cipinang, Usut Oknum Aparat Diduga Aniaya Pegawai Hingga Gigi Copot
-
Balas Pledoi Kerry Riza, Jaksa Minta Hakim Tolak Seluruh Pembelaan Anak Riza Chalid
-
Lasarus Klarifikasi Soal Penutupan Gerai Alfamart-Indomaret: Bukan Ditutup, Tapi Dibatasi
-
Penampakan Before-After TNI Bersihkan Lumpur di Rumah Warga Terdampak Bencana di Aceh
-
Update RUU PPRT dan Revisi UU Ketenagakerjaan di DPR, Partisipasi Publik Digelar Mulai 15 Maret
-
Tragis! Ibu di Sumbawa Tega Bakar Anak Gegara Tolak Cari Pakan Ternak