Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Uno, meyakini wacana pemindahan Ibu Kota Negara dari DKI Jakarta sudah dipikirkan secara matang oleh para ahli. Sebab itu, ia tidak ingin terlalu banyak menanggapi wacana itu.
"Diskursus ini sudah dibahas beberapa kali. Jadi kita tidak ingin masuk kedalam polemik itu," kata Sandiaga di DPP PKS, Jalan TB. Simatupang, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (16/7/2017).
Pasangan Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan itu menegaskan bahwa ia dan Anies akan tetap fokus di Jakarta, sesuai dengan amanat warga Jakarta kepada mereka berdua.
"Jadi apapun keputusannya, kami tetap harapkan bisa jadi keputusam bersama," ujar Sandiaga.
Ia berharap kepada pemerintah, supaya masyarakat dilibatkan dalam kebijakan strategis tersebut.
"Jari masyarakat harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan yang sangat strategis ini," kata Sandiaga.
Seperti diketahui, belakangan ini beredar wacana adanya rencana pemerintah untuk memindahkan Ibu Kota Negara dari Jakarta ke Kalimantan, tepatnya ke Palangkaraya. Namun, hal ini masih sebatas wacana yang masih dilakukan pengkajian oleh pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- Habiburokhman Ngamuk di DPR, Perwakilan Pengembang Klaster Vasana Diusir Paksa Saat Rapat di Senayan
Pilihan
-
Update Kuota PINTAR BI Wilayah Jawa dan Luar Jawa untuk Penukaran Uang
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
Terkini
-
Mengurai Krisis Dokter Spesialis di Indonesia: Di Mana Letak Masalahnya?
-
Sekolah Swasta Gratis di Semarang Bertambah Jadi 133, Jangkau Lebih Banyak Siswa
-
Anies Baswedan Soroti Dinasti Politik: Pemerintah Harusnya Bekerja untuk Rakyat, Bukan Keluarga!
-
Anies Baswedan Beri Restu: Ormas Gerakan Rakyat Resmi Jadi Partai, Apa Langkah Selanjutnya?
-
Terbongkar! Hutan Kota Cawang Jadi Sarang Aktivitas Asusila, Pemkot Gerebek dan Segel Lokasi
-
Tolak Ambang Batas Parlemen, Partai Gerakan Rakyat Usul PT 0 Persen: Jangan Ada Suara Mubazir!
-
Luput dari Pengawasan, Praktik Tak Manusiawi di Panti Disabilitas Mental Dilaporkan ke Mensos
-
Siap Berdebat dengan Menteri Pigai Soal HAM, Zainal Arifin Mochtar: Bukan Teoretis tapi Tagih Janji
-
Demo Mahasiswa di Mabes Polri saat Ramadan, Polisi Berpeci dan Bersorban Siap Bagi Takjil
-
Geger Mobil Dinas Rp8,5 M, Golkar "Semprot" Gubernur Kaltim: Ukur Kondisi Rakyat