Suara.com - Mahasiswa Universitas Gunadarma, Depok, Jawa Barat, melakukan aksi solidaritas untuk rekan mereka Farhan. Farhan merupakan mahasiswa berkebutuhan khusus yang videonya tengah menjadi di-bully sejumlah mahasiswa lain, viral di media sosial.
Aksi bullying tersebut ramai diperbincangkan warganet. Kecaman terhadap sejumlah mahasiswa yang menjadikan Farhan bulan-bulanan datang bertubi-tubi.
Menurut keterangan salah satu mahasiswa kepada Suara.com, kasus bullying tersebut membuat para mahasiswa Gunadarma prihatin. Mereka pun menggalang aksi untuk mendukung Farhan.
Mulai hari Minggu kemarin, muncul aksi solidaritas untuk Farhan. Mahasiswa diajak untuk membuat video berdurasi 10 detik dengan menyebutkan nama dan menyampaikan dukungan moral kepada Farhan.
Aksi dengan hastag #GunadarmaAntiBullying dan SolidaritasUntukFarhan sekaligus untuk menegaskan bahwa kampus ini tidak menoleransi aksi bullying.
Jika tak ada aral melintang, hari Senin ini, mahasiswa akan melakukan aki damai dan aksi solidaritas di kampus.
Ihwal kasus ini dari viral video berjudul "lmparan tong sampah maut." Dalam video tersebut, terekam seorang mahasiswa yang diduga berkebutuhan khusus tengah diganggu oleh beberapa mahasiswa.
Tas punggung yang dikenakan mahasiswa malang itu terlihat ditarik-tarik oleh mahasiswa lain, sementara sejumlah besar mahasiswa dan mahasiswi hanya menyaksikan. Beberapa orang bahkan terdengar bersorak dan terlihat bertepuk tangan.
Di penghujung video, tampak tempat sampah melayang dan mengenai salah satu mahasiswa.
Berita Terkait
-
Kunci Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 12 Halaman 137-138: Perundungan Quaden Bayles
-
Campaign Bullying Tidak Sama dengan Jokes: Bercanda Boleh, Menyakiti Jangan
-
Gaslighting dan Bullying: Kombinasi Mematikan dalam Hubungan Pertemanan
-
Saat Candaan Diam-diam Jadi Celah Bullying, Larangan Baper Jadi Tameng!
-
Lebih dari Sekadar Kenakalan Remaja: Membedah Akar Psikologis Kekerasan Anak
Terpopuler
Pilihan
-
100 Hari Jelang Piala Dunia 2026, FIFA Belum Kantongi Izin dari Dewan Kota
-
Nelayan Tanpa Perahu di Sambeng, Menjaga Kali Progo dari Ancaman Tambang Tanah Urug
-
Hasil BRI Super League: Lewat Duel Sengit, Persija Jakarta Harus Puas Ditahan Borneo FC
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Sesaat Lagi! Link Live Streaming Persija vs Borneo FC, Jaminan Laga Seru di JIS
Terkini
-
Analis: Iran di Atas Angin, Ini Sebabnya
-
Meski Kehilangan Istri, Haji Suryo Tanggung Penuh Biaya dan Sekolah Korban Kecelakaan
-
Jaringan Perburuan Gajah Sumatera Dibongkar, Kadiv Humas: 15 Tersangka Diamankan!
-
OTT Pekalongan: 11 Orang Termasuk Sekda Tiba di Gedung KPK, Apa Peran Bupati Fadia Arafiq?
-
JIS Kini Terhubung ke Ancol dan Stasiun KRL, Anies Baswedan: Alhamdulillah
-
Babak Baru Kasus Hasbi Hasan, KPK Laporkan Linda Susanti ke Polda Metro Jaya
-
Duduk di Tengah SBY dan Jokowi, Prabowo Pimpin Silaturahmi dan Diskusi di Istana Merdeka
-
Dua Kapal Tanker Pertamina Masih di Selat Hormuz, Begini Nasib Awaknya
-
Pramono Anung Mau Sikat Terminal Bayangan, Wajibkan 26.500 Pemudik Lewat Jalur Resmi
-
KPK Ungkap OTT Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Terkait Outsourcing di Sejumlah Dinas