Suara.com - Dewan Kota Honolulu, Negara Bagian Hawaii, Amerika Serikat, menggelar pemungutan suara mengenai peraturan denda bagi warga yang menggunakan telepon seluler ketika menyeberang jalan.
Hasilnya, seperti dilansir clikondetroit.com, Selasa (18/7/2017), mayoritas anggota dewan kota menyetujui peraturan baru tersebut.
Brandon Elefante mengatakan, uniknya, peraturan baru tersebut dulunya diusulkan oleh sejumlah kelompok pelajar sekolah menengah.
“Biasanya, para pelajar merupakan orang yang senang bermain telepon seluler. Tapi mereka yang justru meminta adanya peraturan tersebut,” tutur Elefante.
Setelah disetujui, siapa pun yang tepergok bermain ponsel saat menyeberang jalan akan dienda USD15 atau setara Rp200 ribu hingga USD99 (Rp1,3 juta).
Kalau seseorang yang sudah terkena sanksi tapi masih juga melakukan hal sama, denda akan ditambah menjadi USD500 atau setara Rp6,6 juta.
Peraturan itu tak hanya melarang warga menggunakan ponsel saat menyeberang jalan, tapi juga tablet, permainan video genggam, kamera digital, dan komputer jinjing.
Baca Juga: Menteri Susi Dapat Gelar Kehormatan Wadonna Pinunjul
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP realme dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- HP Rp1,5 Jutaan yang Bagus Merek Apa? Ini 5 Rekomendasi Terbaik David GadgetIn
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
Pilihan
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
-
Susunan Pemain Timnas Indonesia vs Mozambik di FIFA Matchday Malam Ini
-
Menkes Budi Gunadi Sadikin Susul Chatib Basri dan Luhut ke Istana
Terkini
-
KPK Geledah Tiga Lokasi Terkait Kasus Silmy Karim, Sita Dokumen hingga Uang Tunai
-
Disorot Karena Urusi Begal, KSAD TNI: Begal Takut Lihat Tentara!
-
KSP Dudung Abdurachman Ungkap Nasib Motor Listrik BGN Senilai Rp1,03 Triliun
-
Pramono Ancam Blacklist Pelaku Vandalisme Lift JPO Lenteng Agung
-
BMKG Prediksi Jakarta Kian Gerah pada September-Oktober Akibat Musim Kemarau dan El Nino
-
Wali Kota Bekasi Telepon Langsung Pramono, Minta Subsidi Transjabodetabek Tak Dipangkas
-
Harga Pertamax Melonjak, Pemerintah Sedang Rumuskan Stimulus bagi Masyarakat
-
Ketidakhadiran Andrie Yunus di Sidang Berujung Kritik Hakim: Dinilai Lecehkan Pengadilan
-
Pertamax Naik Tajam, DPR Prediksi Inflasi Nasional Ikut Terdorong
-
Singgung Lagu Mas Bahlil Ganteng, Mufti PDIP Kritik Kenaikan BBM: Kapan Pemerintah Memahami Rakyat?