Suara.com - Komisi VIII DPR RI menilai pelayanan dalam penyelenggaraan ibadah haji pada tahun 2017 semakin baik dengan adanya pembenahan di berbagai sektor.
Usai meninjau pelayanan jamaah di Asrama Haji Medan, Kamis, Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Iskan Qolba Lubis mengatakan, peningkatan kualitas itu terwujud setelah adanya beberapa penguatan yang dilakukan DPR RI.
Ia mencontohkan acuan dalam pembayaran Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) yang sudah diubah dari dolas AS menjadi Rupiah.
Demikian juga dengan adanya rasionalisasi BPIH yang turun dibandingkan pelaksanaaan haji pada tahun-tahun sebelumnya.
"Sudah diturunkan 132 dolar AS atau sekitar Rp1,7 juta," katanya.
Kemudian, pemondokan jamaah calon haji Indonesia di Makkah sudah setara dengan hotel bintang tiga dan meningkatkan jadwal makan di Makkah menjadi 24 kali.
Keutamaan lain, penginapan jamaah calon haji Indonesia di Madinah masuk kategori di "ring 1" Masjid Nabawi sehingga lokasinya tidak terlalu jauh dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.
"Jadi, begitu keluar dari penginapan, bisa langsung shalat ke masjid," kata politisi PKS tersebut.
Ia menambahkan, kualitas lain dalam penyelenggaran ibadah haji Tahun 2017 berupa keharusan penggunaan bus yang baru guna menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Lain lagi dengan dengan fasilitas di Padang Arafah dengan menggunakan tenda yang baru dan memiliki pendingin ruangan, minimal kipas angin.
"Jadi, jamaah haji kita bisa lebih nyanan berdoa di Aragah dan Mina," katanya didampingi anggota Komisi VII DPR RI Samsudin Siregar (Partai Hanura), serta Deding Ishak dan Firmandez (Partai Golkar). [Antara]
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia