Suara.com - Tim Voli Indonesia pada semifinal Kejuaraan Senior Voli Asia ke-19 di GOR Tridharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur, Senin petang (31/7/2017), harus mengakui keunggulan Tim Jepang dengan skor 0-3 (17-25, 24-26, 25-23).
"Kami akui teknik dasar mereka bagus, kerja sama tim juga bagus, walau pada set kedua Tim Voli Indonesia mampu mengimbangi," kata Pelatih Tim Voli Indonesia, Samsul Jais, usai laga.
Samsul mengatakan, kelemahan yang sering terjadi pada pemain Tim Voli Indonesia adalah pada penerimaan bola pertama lawan dan servis, sehingga perlu dievaluasi jelang SEA Games Malaysia.
"Beberapa pemain mampu mengatasi masalah dasar tersebut, seperti pada set kedua dan sempat unggul empat angka, namun tertinggal karena mental lawan lebih baik," katanya.
Pada pertandingan itu, Agung Seganti tertinggal dengan selisih delapan angka pada set pertama, namun memasuki set kedua sempat unggul empat angka meski pada akhirnya harus mengakui keunggulan Jepang dengan angka tipis 26-24.
Pada set ketiga, Nurmulki Rivan yang menjadi pencetak angka terbanyak dari Indonesia pada pertandingan malam ini sempat tampil gemilang, dengan beberapa smasnya yang langsung masuk ke jantung pertahanan Jepang.
Namun kembali Indonesia harus mengakui keunggulan Negeri Matahari Terbit tersebut, dan kalah dengan angka 25-23, sekaligus menutup pertandingan dengan kemenangan untuk Jepang.
Kekalahan ini membuat tim asuhan Samsul Jais hanya berpeluang merebut posisi tiga besar. Lawan yang akan dihadapi adalah Korea Selatan, yang di semifinal lainnya kalah dari Kazakstan dengan skor 2-3 (20-25, 15-25, 25-17, 25-23, 14-16).
Laga perebutan gelar ketiga akan dilaksanakan Selasa (1/7) dan setelahnya pertandingan final perebutan juara Asia antara Jepang dan Kazakstan juga akan digelar. (Antara)
Berita Terkait
-
AVC Cup 2026: Timnas Voli Putra Indonesia Masuk Grup Neraka, Ada Thailand hingga Korea
-
Ketum PBVSI Ungkap Alasan Naturalisasi 4 Pemain dari Brasil
-
Timnas Voli akan Naturalisasi 4 Pemain Brasil untuk Olimpiade 2032
-
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Raih Tiket Final Four Proliga 2026
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
Terkini
-
Bantu Zarof Ricar Cuci Uang, Produser Film Sang Pengadil Agung Winarno Resmi Tersangka
-
Iran Ancam Tutup Jalur Ekspor Impor Laut Merah, Hal Mengerikan Ini Bisa Terjadi
-
Wajah Anggota BAIS Penyiram Air Keras Andrie Yunus Masih Misteri, TNI: Lihat Saja Nanti di Sidang!
-
Panas! Kapal Perusak Angkatan Laut AS Cegat Tanker Berbendera Iran yang Mau Menghindari Blokade
-
Kapuspen TNI: Sidang Kasus Andrie Yunus Akan Terbuka, Kita Sampaikan Secara Profesional
-
Ribuan Desa Belum Berlistrik, Bisakah , PLTMH Jawab Krisis Listrik di Wilayah Terpencil?
-
Dugaan Pelecehan 5 Santri Syekh Ahmad Al Misry, DPR Desak Polri Gandeng Interpol Seret SAM ke RI
-
Soal Dugaan Bobby Nasution Tampar Sopir BUMD, Pengamat: Harusnya Kedepankan Cara Edukatif
-
Pesan Singkat Puan soal Kasus Andrie Yunus: Berikan Proses yang Adil Seadil-adilnya!
-
Iran Ancam Tutup Laut Merah, Apa Dampaknya bagi Dunia?