Suara.com - Tim Voli Indonesia hanya mampu merebut posisi empat Kejuaraan Senior Voli Asia ke-19, setelah kalah dari Korea Selatan dengan angka 0-3 (16-25, 21-25, 13-25) pada pertandingan di GOR Tridharma, Petrokimia, Gresik, Jawa Timur, Selasa (1/8/2017).
Tim asuhan Samsul Jaiz dibuat tak berkutik menghadapi lawannya, Korsel, meski bermain di hadapan pendukungnya sendiri, dan tertinggal dengan selisih sembilan angka pada set pertama, atau 16-25.
Memasuki set kedua, Indonesia sempat unggul pada awal pertandingan dengan angka 3-1, dan servis Nurmulki Rivan beberapa kali gagal diantisipasi lawan, meski pada akhirnya harus kalah dengan skor 21-25.
Febriant Tamamilang yang mencetak angka terbanyak atau "top score" pada laga tersebut dari Tim Voli Indonesia tidak mampu mengangkat performa tim, dan tim asal Negeri Ginseng malah menang dengan mudah di set ketiga yang berakhir 13-25.
Kemenangan ini sekaligus memastikan Korea Selatan menggenggam peringkat tiga "Asian Senior Mens Volleyball Championship 19" dan Tim Voli Indonesia hanya mampu meraih peringkat empat.
"Penyebab kekalahan malam ini karena sejumlah pemain merasa kelelahan, dan perlu waktu untuk istirahat, sehingga tidak kami paksakan untuk bermain keras," kata Asisten Pelatih Tim Voli Indonesia, Andri Widyatmoko, usai laga.
Andri mengaku hasil empat besar pada kejuaraan ini adalah yang terbaik dan luar biasa bagi para pemai mengingat Tim Voli Indonesia sempat absen beberapa tahun pada laga internasional.
"Fokuss kami tetap meraih medali emas di Sea Games nanti dan kini saatnya kami melakukan pemulihan agar tampil maksimal nanti, sebab waktu kami hanya kurang dari dua pekan," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Tundukkan Jakarta Livin Mandiri 3-0, Jakarta Electric PLN Mobile Raih Tiket Final Four Proliga 2026
-
AVC Cup 2026: Tim Voli Indonesia Siap Tempur, 32 Pemain Masuk Radar
-
Proliga 2026: Surabaya Samator Andalkan Bintang Baru Lawan Garuda Jaya
-
Hasil Tes Kromosom, Dua Pemain Timnas Voli Putri U-21 Vietnam Dipastikan Laki-laki
-
Link Pertandingan Indonesia vs Vietnam di FIVB 2025: Junaida Santi Cs Siap Tempur
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bahlil: Batas Masa Jabatan Ketum Parpol Tak Perlu Diseragamkan
-
Tanggapi Santai Usulan KPK, Bahlil: Di Golkar Jangankan 2 Periode, Satu Periode Saja Sering Ganti
-
YLBHI Desak Presiden dan Panglima TNI Hentikan Peradilan Militer yang Dinilai Tidak Adil
-
UU PPRT Disahkan, Akademisi UGM Soroti Celah Sanksi dan Kesiapan Jaminan Sosial
-
Tragedi PRT Lompat dari Lantai 4 Kos Benhil, Polisi Endus Dugaan Tindak Pidana
-
BNI Ingatkan Nasabah Waspadai Vishing dan Phishing, Tekankan Pentingnya Jaga Data Pribadi
-
AHY Dorong Model Penataan Kampung Mrican Sleman Jadi Percontohan Nasional
-
Benyamin Netanyahu Menderita Kanker Prostat
-
Nekat Olah Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay, 5 Pria Diciduk Petugas Satpol PP
-
Tak Percaya Peradilan Militer, Pihak Andrie Yunus Tolak Hadiri Persidangan 29 April