Suara.com - Polisi akan memusnahkan barang bukti sabu asal Cina seberat sekitar satu ton pada tanggal 15 Agustus 2017. Pemusnahan sabu kali ini akan menjadi istimewa karena Presiden Joko Widodo dijadwalkan menghadiri acara.
"Pemusnahan barang bukti rencananya tanggal 15 Agustus nanti, setelah mendapatkan ketetapan dari pengadilan. Rencana dihadiri Presiden," kata Kasubdit III Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Ajun Komisaris Besar Bambang Yudhantara, Kamis (3/8/2017)
Tetapi Bambang belum dapat memastikan tempat pemusnahan sabu senilai sekitar satu koma lima triliun rupiah itu. Kemungkinan, Monumen Nasional, Jakarta Pusat, atau Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.
"Ada dua kemungkinan, yaitu di Monas atau di tempat pemusnahan barang bukti di kawasan Bandara Soekarno-Hatta," kata Bambang.
Bambang mengatakan persiapan pemusnahan sudah memasuki tahap akhir.
"Sudah semua. Istilah sudah 98 persen tinggal teknis pemusnahan saja," kata Bambang.
Rencananya tidak semua barang bukti tersebut nanti dimusnahkan. Bambang mengatakan polisi akan menyisihkan sebanyak 918 gram sabu untuk dijadikan contoh di laboratorium.
Tetapi jika pengadilan nanti memerintahkan untuk memusnahkan semua barang bukti, polisi tentu mengikuti perintah.
"Satu kotak satu gram (diambil uji lab). Ada 918 kotak jadi 918 gram. Apabila petunjuk dari pengadilan dimusnahkan ya di musnahkan nanti barang uji lab tersebut. Untuk di Pengadilan nanti disisihkan lima sampai 10 gram buat sampel lah," kata Bambang.
Tag
Berita Terkait
-
Sembunyi di Kawasan Elit Bangkok, Istri Frans Antoni Ikut Terseret Jaringan Fredy Pratama
-
Jejak Frans Antony 'Bendahara' Fredy Pratama: Pernah Bersembunyi di Kawasan Elite Phatthanakan
-
Bareskrim Tangkap Frans Antony! Teman SMA Fredy Pratama, Pengatur Keuangan Bisnis Narkoba
-
Waspada! Stiker Sedot WC Jadi Kode Transaksi Sabu di Cipayung Jakarta Timur
-
Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Jejak Pelarian Michael Steven Berakhir: Buronan Kasus Pasar Modal Rp337 M Dipulangkan ke RI
-
Tanggapi Posisi Politik PDIP, AHY Singgung Pengalaman Demokrat Pernah Jadi Oposisi
-
Bantah Tudingan Zalim, Polisi Ungkap Perlakuan ke Roy Suryo dan dr Tifa di Tahanan
-
Bukan Soal Nafkah, Ini Alasan Utama Ruben Onsu Laporkan Masalah Anak ke KPAI
-
Buka Pasar Murah dan Pameran UMKM di Papua, Wamendagri Ribka Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif
-
Listrik Jawa Byar Pet, Bos PLN Minta Maaf Sebelum Menghadap Prabowo di Istana
-
Wamendagri Wiyagus Apresiasi Pengobatan Gratis dan Donor Darah oleh Pemprov Papua
-
Dor Dor! Penembakan Sadis di Sekolah SMA, 3 Siswa Tewas Mengenaskan di Filipina
-
Fokus Urus Perut Rakyat, AHY Ingatkan 2029 Masih Lama Saat Ditanya Isu Prabowo-Gibran 2 Periode
-
Disegel Kejagung, Nasib Ribuan Unit Motor Listrik MBG Menunggu Keputusan BGN