Suara.com - Pemerintah tengah mengkaji tambahan bonus untuk para atlet yang berhasil mendulang mendali emas pada Sea Games XXIX 2017 di Kuala Lumpur, Malaysia nanti. Selain uang dan menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), pemerintah mempertimbangkan akan memberikan rumah kepada atlet yang meraih mendali.
"Demikian pula yang lain, kami sudah berbicara dengan menteri PUPR agar ada fasilitas perumahan bagi peraih medali. Tentu ini lompatan baru yang disiapkan pemerintah, kami akan melihat lebih lanjut dengan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR)," kata Menteri Pemuda dan Olah Raga Imam Nahrawi di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (7/8/2017).
Namun untuk hadiah rumah bagi para atlet peraih mendali ini masih belum final. Rencana pemberian rumah itu kini tengah digodok.
"Yang perumahan belum. Ini secara teknis nanti Menteri PUPR yang akan menyiapkan regulasinya," ujar dia.
Selain itu, Presiden Joko Widodo memberikan arahan kepada Menpora untuk bekerjasama dengan perusahaan-perusahaan negara untuk memberikan tambahan bonus bagi para atlet Peraih mendali tersebut. Hal ini supaya setelah pensiun dalam dunia olah raga, para alet tersebut masa depannya tetap terjamin.
"Bahkan ada arahan baru tadi, bagaimana caranya bisa gandeng BUMN. Entah mereka dipromosikan sebagai pegawai BUMN dan sebagainya, sehingga masa depan atlet betul-betul terjamin," tutur dia.
Sebelumnya, Menpora menyampaikan bahwa Pemerintah telah menyiapkan bonus bagi atlet Indonesia yang berhasil mendulang mendali emas, perak dan perunggu pada Sea Games XXIX 2017 di Kuala Lumpur. Bonus yang dijanjikan pemerintah kali ini adalah uang dan menjadi PNS (Pegawai Negeri Sipil).
"Bonus sudah disiapkan. Dan sesuai arahan Bapak Presiden, bonus tidak harus berupa uang saja, tetapi harus ada stimulan yang lain. Seperti halnya kami sudah berbicara dengan Menteri PAN-RB, bahwa peraih medali emas nanti akan dipromosikan sebagai PNS," kata dia.
Namun dia belum bisa menjelaskan berapa nilai hadiah uang yang dijanjikan pemerintah bagi atlet peraih mendali emas, perak dan perunggu dalam Sea Games ke-29 Malaysia kali ini.
Baca Juga: Lepas Atlet SEA Games, Jokowi: Saya Tunggu Merah Putih Berkibar
"Anggarannya harus kami rasionalisasi kembali. Pada saatnya nanti akan kami sampaikan secara langsung," ujar dia.
Sementara itu, Indonesia mengirimkan 533 atlet untuk kompetisi Sea Games ke-29 Tahun 2017 Malaysia. Selain itu, sebanyak 122 peserta mandiri juga ikut serta dalam kompetisi terbesar Asia Tenggara tersebut. Mereka merupakan kontingen yang diterjunkan di luar target kontingen Indonesia.
Ratusan atlet Indonesia akan memperebutkan 405 emas, 405 perak dan 529 perunggu dari 38 cabang olahraga pada kompetisi SEA Games Malaysia. Sementara itu, kontingen Indonesia ikut di 37 cabang olahraga dengan target memperoleh 55 emas dan 95 perak dari 30 cabang olahraga.
Berita Terkait
-
PKB Takut Konsentrasi Jokowi Terganggu karena Dukungan ke Pilpres
-
Lepas Atlet SEA Games, Jokowi: Saya Tunggu Merah Putih Berkibar
-
Dilepas Jokowi, Indonesia Bakal Kehilangan 30 Emas di SEA Games
-
Jokowi Diminta Tak Tunjuk Setnov Jadi Pembaca Teks Proklamasi
-
Istana Bantah Pesawat Presiden Sebabkan Garuda Batal Terbang
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan