Suara.com - Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudd bersama Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi mendatangi rumah korban pembakaran yang diduga pencuri pengeras suara, Muhammad Al Zahra alias Zoya (30). Mereka datang untuk menyampaikan belasungkawa kepada warga Kampung Jati RT.05/RW.05 Cikarang Utara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, itu.
"Hal ini sebagai empati dan memberikan dukungan kepada istri almarhum Muhammad Alzahra, yaitu Siti Zubaedah yang telah mengandung enam bulan," kata Menteri Agama Lukman Hakim Syaifuddin di Kabupaten Bekasi, seperti diwartakan Antara, Senin (7/8/2017).
Menurut dia, kejadian ini diharapkan tidak terulang kali dan meminta pihak berwajib untuk mengusut tuntas peristiwa tersebut. Peristiwa itu tidak berperikemanusiaan, dan harus mendapatkan keadilan agar kejadian tersebut dapat menjadi pelajaran bersama.
Menag juga meminta kepada orang-orang yang menyebarkan informasi untuk tidak memojokkan atau melebih-lebihkan permasalahan. Ini merupakan pelanggaran yang tentunya dapat mengundang banyak pertanyaan tentang penegakan aturan hukum yang berlaku.
Lebih lanjut, dia memaparkan, dalam ajaran agama apapun juga tidak diperkenankan untuk bermain hakim sendiri dan menghilangkan nyawa seseorang dengan cara-cara keji.
"Dalam hal ini selain menjadi pembelajaran dan juga meminta kepada masyarakat untuk tidak bermain hakim sendiri," ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Purwakarta Dedi Mulyadi memberi dukungan kepada keluarga korban pembakaran keluarga almarhum supaya lebih tabah.
Dia juga memberikan santunan berupa biaya sekolah anaknya sampai perguruan tinggi, hingga biaya lahiran istri almarhum Zoya. Hal ini dilakukan sebagai bentuk kemanusiaan kepada sesama umat beragama. Selain itu, upaya ini merupakan empati bersama.
Berita Terkait
-
Kotoran Burung Gereja, Marbot Yakini Amplifier Zoya Milik Musala
-
Polisi: Zoya Meninggal karena Luka Bakar 80 Persen
-
Tetapkan Dua Tersangka, Polisi Buru 5 Lagi Pelaku Pembakaran Zoya
-
Zoya Sembah Sujud Minta Ampun Sebelum Dibakar Hidup-hidup
-
Detik-detik Zoya Ditangkap, Dikeroyok, Lalu Dibakar Hidup-hidup
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Rano Karno: Indonesia Saat Ini Butuh Keberanian Bung Karno
-
Kecelakaan Beruntun di Tol Becakayu, Toyota Altis Diduga Hilang Kendali dan Tabrak Dua Mobil
-
Megawati Hadiri Bung Karno Festival 2026, Duduk Berdampingan dengan Pramono Anung
-
Sudinhub Jaktim Minta Maaf atas Kegaduhan Penertiban Motor Ojol di Jatinegara
-
Ketika Ketahanan Pangan Dibangun Lewat Pelabuhan, Kawasan Industri, dan Petani
-
Aktivis 98 Kritik Kondisi Ekonomi hingga Ruang Demokrasi, Sebut Reformasi Belum Tuntas
-
Imigrasi Bakal Perluas Autogate hingga Perbatasan RI
-
Posisi Fleksibel PDIP Bikin Parpol Koalisi Pemerintah Gelisah
-
AMMSI Dukung BGN Sesuaian Operasional SPPG: Tak Ada Ruang Bagi Dapur Bermasalah
-
Konvoi Berubah Maut, Tiga Remaja Diciduk dalam Kasus Pengeroyokan di Depan Terminal Grogol