Suara.com - Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Bareskrim Polri berhasil menangkap enam orang tersangka pada perkara TPPO terkait penempatan Tenaga Kerja Indonesia di luar negeri yang tidak sesuai prosedur.
Keenam tersangka tersebut yaitu Fadel Assagaf (39), Muliati (37), Hera Sulfawati (47), Abdul Rahman Assagaf (59), Husni Ahmad Assagaf (47) dan Abdul Badar (35).
Selain itu, Satgas TPPO Bareskrim juga berhasil mengamankan sepuluh orang calon TKI yang rencananya akan dikirim oleh tersangka ke Abu Dhabi, masing-masing akan bekerja sebagai pekerja rumah tangga.
"Sepuluh korban ini berinisial AN, AR, MY, YI, NJ, JR, NF, SW, AN dan NN," kata Kabareskrim Polri, Komisaris Jenderal Polisi Ari Dono Sukmanto, di Kantor Bareskrim Mabes Polri, Gedung Kementerin Kelautan dan Perikanan, Jalan Medan Merdeka Timur, Jakarta Pusat, Kamis (10/8/ 2017).
Adapun kronologis pengungkapan bermula pada Senin (10/7/2017) sekitar pukul 18.00 Wib. Saat itu Satgas TPPO Bareskrim bersama tim dari Kemenaker melaksanakan pengecekan di penampungan TKI di PT Nurafi Ilman Jaya, Jalan Ikan Hias, Nomor 45 Batu Ampar, Condet Jakarta Timur.
"Di TKP ditemukan sepuluh calon TKI yang akan diberangkatkan ke Timur Tengah dengan tujuan Abu Dhabi. Mereka akan dipekerjakan sebagai PRT," ujar Ari.
Dari hasil pengecekan di TKP, tim berhasil mengamankan pegawai PT NIJ Atas nama Hera Zulfawati. Dan dalam pengembangannya, tim juga mengamankan tersangka atas nama Muliati sebagai admin dan Fadel Assagaf sebagai penanggung jawab PT NIJ. Dalam pengembangan selanjutnya, tim menangkap tersangka Abdul Rahman Assagaf sebagai pengurus visa di kedutaan Abu Dhabi dan tersangka Husni Ahmad Assagaf sebagai Direktur PT NIJ.
"Kemudian tim juga melaksanakan penggeledahan di klinik Bakthir Medical Center di Jalan Cililitan, Jakarta Timur pada hari Selasa, 8 Agustus 2017 pukul 11.30 WIB," tutur Ari.
Satgas TPPO Bareskrim berhasil mengamankan barang bukti berupa 29 paspor, 10 visa ke Timur Tengah, transaksi keuangan atas nama Fadel Assagaf, Muliati, Abdul Rahman, Abdul Badar, dan atas nama Husni Ahmad Assagaf.
Baca Juga: Nasdem Minta TKI Dipastikan Terlindungi BPJS Ketenagakerjaan
Selain itu, Satgas TPPO Bareskrim juga mengamankan barang bukti 46 formulir pendaftaran calon TKI ke Timur Tengah, HP 9 buah, dokumen PT Nurafi Ilman Jaya, 1 unit kendaraan R4 merk APV, 5 unit CPU pendaftaran korban di medical, 1 buku registrasi laboratorium nama korban, 1 buku registrasi radiologi korban, 1 hasil rontgen korban, 1 lembar hasil pemeriksaan lab korban, blangko kosong hasil medical, dan blangko kosong hasil medical logo kedutaan.
"Kita juga menyita buku tabungan dan ATM Bank Mandiri atas nama Abdul Rahman Assagaf nomor rekening 1234 (disamarkan) dan
buku tabungan dan ATM Bank BCA atas nama Husni Ahmad Assagaf nomor rekening 1234 (disamarkan)," kata Ari.
Atas tindakannya, keenam tersangka disangkakan melanggar Pasal 102 ayat 1 Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2004 Tentang Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia di Luar Negeri dan atau Pasal 10 Undang-Undang nomor 21 Tahun 2007 Tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil
-
Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas
-
Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera
-
MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI
-
Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
-
Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi
-
Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat
-
Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah
-
Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi