Setelah direstui kalangan ulama dan pesantren, kali ini bentuk dukungan tersebut datang dari sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Islam. Sejumlah Ormas Islam di Kota Sukabumi, Jawa Barat, menggelar pertemuan dengan Tokoh yang sedang melambung sebagai bakal calon Gubernur Jawa Barat mendatang. Pertemuan tersebut menginginkan Agung Suryamal menjadi Gubernur Jawa barat karena dinilai mengerti permasalahan umat yaitu tentang ekonomi.
"Dengan apa yang dikatakan kang Agung ini, kami sangat sepakat dengan pengembangan ekonomi syariah, ekonomi kreatif, karena di Sukabumi yang menjadi persoalan utama adalah ekonomi. Kang Agung ini konsepnya mudah dicerna dan masuk akal, " Kata Ivan Al Ghifari, Ketua Gerakan Pemuda Islam Indonesia (GPII) Sukabumi, Jawa Barat, Minggu malam (13/8/2017)
Lebih lanjut Ivan mengatakan, pihaknya mendukung program pemberdayaan ekonomi umat ‘Jihad Ekonomi’ yang diusung Agung. Bagi Ivan jika sosok Agung diberikan kesempatan memimpin Jawa Barat, dirinya meyakini program ‘Jihad Ekonomi’ akan lebih maksimal.
“Insya Allah kalau kang Agung menjadi Gubernur, pemegang kebijakan. Konsep ini bisa terealisasi maksimal dan diterapkan untuk di Jawa Barat secara luas. Karena kalau sekarang kan konsep itu baru bisa dijalankan di Kadin. Tentunya kami akan titipkan permasalahan Jabar ini pada orang yang tepat, yang tahu permaslahan ekonomi Jabar, tentu kang Agung tokohnya, " tambah Ketua GPII tersebut.
Sementara itu, Aliansi Ormas Islam Sukabumi pun mengatakan dukungannya, pihaknya menyepakati pandangan Agung soal ekonomi yang dapat mempengaruhi semua sektor kehidupan bermasyarakat. Hal ini diutarakan Fathurahman, Sekjen Aliansi Ormas Islam Sukabumi.
“Kita sepakat masalah Narkoba, LGBT, kriminalitas dan lainnya itu berawal dari adanya permasalahan ekonomi, apabila kita mendekatkan diri dengan kefakiran, maka mendekati kekufuran. Nah konsep kang Agung ini yang diharapkan kita membawa kemaslahatan umat, " ujar Fathur yang juga ketua FPI Sukabumi.
Sementara itu Agung Suryamal terus mensosialisasikan konsepnya dalam rangkaian Safari ‘Jihad Ekonomi’ tersebut. Menurutnya jihad tidak semata diartikan dan dikaitkan dengan angkat senjata.
"Jangan sempit memandang Jihad. Mengentaskan kemiskinan umat, itu juga Jihad. Islam adalah rahmatan Lil Allamin. Mindset ini yang kemudian melahirkan konsep ‘Jihad Ekonomi’. Sudah waktunya umat Islam bangkit. Ormas Islam inilah salah satu motornya. Ormas Islam yang merawat kedamaian bagi umat beragama lain. Kita persatukan semua ini dalam Jihad Ekonomi," kata Agung dalam momentum silaturahim tersebut.
Baca Juga: Agung Suryamal Dorong Produk Ekspor Asal Jawa Barat
Secara estafet Agung mengunjungi sejumlah pasar, tokoh, ormas Islam, pesantren, pelaku UMKM dan akhirnya dengan sejumlah lintas Ormas Islam Sukabumi. Safari ‘Jihad Ekonomi’ ini dimulai sejak Rabu, 8 Agustus 2017 kemarin. Selama safari 3 hari itu Agung melakukan sosialisasi program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan umat, termasuk program Jihad Ekonomi, Santripreneur dan Gerakan Wirausaha Desa (Garuda).
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
-
Kapal Perang AS Dihantam 2 Rudal karena Coba Masuk Selat Hormuz, Klaim Iran
Terkini
-
Letjen TNI Agus Widodo Dikabarkan Resmi Jabat Wakil Kepala BIN, Gantikan Komjen Imam Sugianto
-
Nyawa di Ujung Shift: Mengungkap Jam Kerja Tak Manusiawi Dokter Internship dan Regulasi Kemenkes
-
Sama dengan TNI, Prabowo Batasi Jabatan Anggota Polri di Luar Institusi
-
Komitmen ESG Meningkat, Mengapa Data Logistik Masih Jadi Tantangan di Lapangan?
-
KPK Ingatkan Tunjangan Hakim Ad Hoc Harus Beriringan dengan Perbaikan Sistem Peradilan
-
AI Diklaim Bisa Jadi Solusi Mitigasi Banjir Rob dan Krisis Air Bersih, Gimana Caranya?
-
Indonesian Proposal Jadi Fokus Pertemuan Indonesia dan United Kingdom Intellectual Property Office
-
Idul Adha 2026 Tanggal Berapa? Penetapan Versi Muhammadiyah dan Pemerintah Diprediksi Sama
-
33 Tahun Kasus Marsinah Stagnan, Aktivis: Keadilan Tidak Bisa Digantikan Seremoni Gelar Pahlawan!
-
Daftar Harga Kambing Kurban 2026 Terbaru Mulai Rp1 Jutaan, Cek Rekomendasinya di Sini!