Bakal Calon Bupati Kabupaten Subang, Irwan Sutaryo, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi pendidikan di Kabupaten Subang, Jawa Barat. Pria lulusan Universitas Muslim Asia Afrika ini menyatakan komitmennya membenahi pendidikan di Kabupaten Subang, karena menurutnya pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang harus diprioritaskan.
“Pendidikan merupakan investasi jangka panjang yang tidak bisa begitu saja disepelekan. Sebagaimana kita ketahui bahwa amanah di Pembukaan UUD 1945 menyebutkan bahwa pendidikan ialah hak segala bangsa. Untuk itu pendidikan harus kita prioritaskan. Insyallah jika pendidikan maju maka masyarakat di Subang juga maju,”ujar Irwan di Subang, Jawa Barat, Minggu (13/8/2017).
Irwan Sutaryo juga menjelaskan bahwa, banyak dari anak-anak lulusan SMP tidak melanjutkan kejenjang selanjutnya dan bekerja. Fenomena ini menurut Irwan merupakan suatu kekhawatiran bagi kondisi pendidikan Kabupaten Subang ke depannya mengingat wajib belajar yang sedang digalakkan Pemerintah bukan lagi 9 tahun, tapi sudah menjadi 12 tahun.
“Banyaknya anak-anak yang lulusan SMP tidak melanjutkan ke tingkat SMA/SMK dan lebih memilih bekerja ini sangat mengkhawatirkan dunia pendidikan Subang ke depan, apalagi Pemerintah sudah menggalakkan wajib belajar 12 tahun, bukan lagi 9 tahun,” pungkasnya.
Diketahui, Dinas Pendidikan Kabupaten Subang melaporkan sekitar 80 persen ruang kelas Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dalam kondisi rusak dan perlu segera diperbaiki. Selain itu, juga terjadi rasio jumlah murid dan guru yang tidak seimbang yang mana akan sangat berpengaruh pada kualitas pendidikan itu sendiri.
“Pendidikan menjadi tanggung jawab kita bersama. Kita tidak bisa tutup mata untuk permasalahan pendidikan, karena ini akan berdampak besar dikemudian hari. Kedepannya, jika saya terpilih menjadi Bupati Kabupaten Subang, pendidikan merupakan prioritas utama saya, karena menyiapkan pendidikan berarti menyiapkan masa depan yang berkemajuan,” tutur Irwan yang juga Sekjend DPD FKPPBM (Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Baret Merah) Jawa Barat, ini.
Irwan menyatakan kedepannya akan di buka Pendidikan bekerjasama dengan Pertamina melalui program Paket A,B dan C sampai jenjang SI tanpa dipungut biaya yang diselenggarakan di setiap desa untuk menunjang pemerintahan melalui SDM yang berkualitas.
Baca Juga: Maju Pilbup Subang, Inilah Visi Misi Irwan Sutaryo
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
Penampakan Uang Rp1,5 M Terbungkus Kardus yang Disita KPK dari OTT KPP Madya Banjarmasin
-
Kepala KPP Madya Banjarmasin Mulyono Pakai Uang Apresiasi Rp800 Juta untuk Bayar DP Rumah
-
Harga Pangan Mulai 'Goyang'? Legislator NasDem Minta Satgas Saber Pangan Segera Turun Tangan
-
Kritik Kebijakan Luar Negeri Prabowo, Orator Kamisan Sebut RI Alami Kemunduran Diplomasi
-
Jelang Ramadan, Legislator Shanty Alda Desak Audit Teknis Keberadaan Sutet di Adisana Bumiayu
-
Seminar Nasional Penegakan Hukum, Pakar: Pemberantasan Korupsi Indonesia Temui Jalan Buntu
-
Duduk Perkara Skandal Camat Medan Maimun: Kenapa Kartu Kredit Pemda Rp1,2 Miliar Bisa Dipakai Judol?
-
Diduga Terima Jatah Uang Apresiasi Restitusi Pajak, Kepala KPP Madya Banjarmasin Ditahan KPK
-
Alasan Jamdatun Narendra Jadi Saksi Ahli dalam Persidangan Ekstradisi Paulus Tannos di Singapura
-
Refleksi Aksi Kamisan ke-896: Masalah Bangsa Tak Bisa Dijawab dengan Joget Gemoy!