Suara.com - Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi PP PBSI Susi Susanti mengklaim, cedera yang membelit pebulu tangkis Kevin Sanjaya sudah berangsur membaik.
Dalam jumpa pers jelang kejuaraan dunia dan SEA Games 2017, Senin (14/8/2017), Susi mengatakan kondisi Kevin semakin membaik dan tinggal meningkatkan kepercayaan diri sebelum tampil dalam ajang kompetititf.
Kevin, diproyeksikan mengikuti Kejuaraan Dunia pada 21-27 Agustus 2017 di Skotlandia. Dalam ajang tersebut, Kevin bakal berpasangan dengan Marcus Fernaldi Gideon.
"Sudah oke. Lewat pantauan juga dibilang mereka dalam kondisi yang siap, karena kejuaraan dunia sangat penting buat mereka dan kita semua," kata Susi di Pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta Timur, Senin.
Meski sudah berangsur membaik, Kevin tetap harus melakukan terapi pemulihan. Susi menuturkan, hal itu wajar dilakukan para atlet yang sedang mengalami cedera berat atau ringan.
"Terapinya harus tetap dilakukan. Ini untuk penjagaan saja. Karena bagaimanapun ketarik sedikit saja harus mendapatkan penanganan. Tapi ini bukan penanganan yang serius ya, tapi untuk jaga diri saja," tambah legenda pebulu tangkis dunia tersebut.
"Tapi saya rasa dia sudah tidak apa-apa, sudah lepas. Tinggal keberanian diri saja dan mental. Kalau trauma saya rasa juga tidak ada," jelas peraih medali emas Olimpiade 1992 tersebut.
Kevin sendiri mengakui kondisinya sudah lebih baik. Namun, dia masih harus hati-hati lantaran masih ada perawatan yang dijalaninya.
Baca Juga: KPK Putar Video Pemeriksaan, MIryam: Itu Tak Adil!
"Sebenarnya sudah sembuh, cuma lebih hati-hati karena rentan. Jadi saya paling banyak lakukan kompres untuk penyembuhannya. Untuk masalah sakit sudah tidak ada lagi," ujar Kevin.
Kevin mengalami cedera sebelum bergulirnya Indonesia Open 2017 pada Juli lalu, saat sedang berlatih. Dianggap telah pulih, sang pebulutangkis nekat tampil di Indonesia Open dan harus tersingkir cepat dan cederanya memburuk.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan
-
Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China
-
Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah
-
Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP
-
Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun
-
Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
-
Anak-anak Kena ISPA hingga Pneumonia, Warga Terdampak RDF Rorotan Siapkan Gugatan Class Action
-
Kriminolog Soroti Penangkapan 8 Teroris Poso: Sel Radikal Masih Aktif Beregenerasi
-
Endus Bau Amis Korupsi RDF Rorotan, Massa Geruduk Gedung DPRD DKI: Pansus Jangan Mati Suri!
-
Teruskan Perjuangan Kakak, Menkes Beri Beasiswa Pendidikan Dokter untuk Adik Mendiang Myta Aprilia