Parkibraka Fariza Putri Salsabila [suara.com/Erick Tanjung]
Fariza Putri Salsabila menceritakan pengalamannya setelah menjalankan tugas sebagai pembawa baki bendera Merah Putih dalam upacara HUT Kemerdekaan RI ke 72 di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis (17/8/2017).
"Saya nggak nyangka, deg-degan, rasa bangga. Ini pertamakali seumur hidup mendapat kesempatan membawa baki di Istana. Seneng bangat bawa baki, alhamdulillah sudah berhasil," kata paskibraka perwakilan Jawa Timur usai menjalankan tugas di Istana.
Kemudian dia mengungkapkan perasaannya ketika terpilih menjadi paskibraka yang bertugas membawa baki sang saka. Dia mengaku tak menyangka sama sekali.
Selanjutnya kepada rekan-rekannya yang bertugas menurunkan sang saka, sore ini, ia berpesan agar tetap semangat.
"Buat temen yang nanti sore tetap semangat, senyum, doa jangan lupa," ujar Fariza.
Fariza berpesan kepada generasi muda untuk selalu optimistis dan berprestasi.
"Semangat untuk pemuda Indonesia. Pasti ada jalan lain untuk meraih prestasi," tutur dia.
Yang paling membuatnya gembira adalah kehadiran orangtuanya di Istana, hari ini.
"Alhamdulillah orangtua datang," tutur dia.
Fariza yang merupakan putri dari Rudi Hendratno dan Ary Irawati. Fariza merupakan siswi SMAN 1 Kota Blitar.
"Saya nggak nyangka, deg-degan, rasa bangga. Ini pertamakali seumur hidup mendapat kesempatan membawa baki di Istana. Seneng bangat bawa baki, alhamdulillah sudah berhasil," kata paskibraka perwakilan Jawa Timur usai menjalankan tugas di Istana.
Kemudian dia mengungkapkan perasaannya ketika terpilih menjadi paskibraka yang bertugas membawa baki sang saka. Dia mengaku tak menyangka sama sekali.
Selanjutnya kepada rekan-rekannya yang bertugas menurunkan sang saka, sore ini, ia berpesan agar tetap semangat.
"Buat temen yang nanti sore tetap semangat, senyum, doa jangan lupa," ujar Fariza.
Fariza berpesan kepada generasi muda untuk selalu optimistis dan berprestasi.
"Semangat untuk pemuda Indonesia. Pasti ada jalan lain untuk meraih prestasi," tutur dia.
Yang paling membuatnya gembira adalah kehadiran orangtuanya di Istana, hari ini.
"Alhamdulillah orangtua datang," tutur dia.
Fariza yang merupakan putri dari Rudi Hendratno dan Ary Irawati. Fariza merupakan siswi SMAN 1 Kota Blitar.
Komentar
Berita Terkait
-
Pengorbanan Paskibraka Alika: Tak Bisa Dampingi Ayah, Kini Persembahkan Prestasi di Makam
-
CEK FAKTA: Benarkah 7 Anggota Paskibra Meninggal Dunia Gegara Kelelahan?
-
Jadi Inspirasi, Shandy Purnamasari Tunjuk 2 Anggota Paskibraka Jadi Brand Ambassador
-
Apresiasi BRI untuk Paskibraka, Komitmen Jangka Panjang Dukung Generasi Muda
-
CEK FAKTA: Benarkah Ada Program Sertipikat Tanah Gratis BPN di HUT RI ke-80?
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini
-
Sekolah di Aceh Tamiang Ditargetkan Bisa Beroperasi 5 Januari 2026
-
Teriakan Histeris Anak Pulang Kerja Ungkap Kematian Misterius Satu Keluarga di Warakas
-
Misteri Kematian Satu Keluarga di Warakas, Polisi Temukan Teh dan Jasad Melepuh
-
Anggaran Besar, Celah Lebar: Mengapa Pendidikan Selalu Jadi Lahan Basah Korupsi?
-
Terbongkar! SP3 Kasus Nikel Konawe Utara 'Disimpan' 21 Hari oleh Pimpinan KPK Lama
-
Kereta Panoramic Jadi Tren Wisata Baru, Jumlah Penumpang Tumbuh 38,6 Persen Sepanjang 2025