Suara.com - Belum juga bertanding, namun kontingen bulutangkis Indonesia sudah dipastikan berhasil amankan medali perunggu pada SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Malaysia.
Medali ini khususnya datang dari nomor beregu putri. Ini disebabkan mundurnya Laos yang seyogyanya jadi lawan Greysia Polii cs di perempat final, Selasa (22/8/2017).
Keputusan itu membuat Indonesia langsung melenggang ke semifinal. Di babak 4 Besar, srikandi-srikandi Merah Putih akan menunggu pemenang partai perempat final lainnya antara tuan rumah Malaysia dan Myanmar pada, Kamis (23/8/2017).
Kendati sedikit diuntungkan, namun ada pula kerugian yang harus diterima tim beregu putri Indonesia. Kerugian itu lantaran tidak bisa beradaptasi lebih cepat dengan atmosfer pertandingan yang berlangsung di Axiata Arena.
Sementara, tim beregu putra bersiap hadapi Kamboja di perempat final besok. Di atas kertas, Jonatan Christie dan kawan-kawan tentu bukan lawan sebanding bagi Kamboja.
Meski begitu, manajer tim bulutangkis Indonesia di SEA Games 2017, Susy Susanti, mengingatkan anak asuhnya untuk tidak menganggap enteng siapapun.
"Kondisi atlet semua dalam keadaan baik, persiapan tim putra secara keseluruhan sudah oke dan siap untuk bertanding besok," ujar legenda bulutangkis nasional dalam keterangan tertulis yang diterima Suara.com, Senin (21/8/2017).
"Nanti malam kami akan kumpul untuk membahas strategi pertandingan besok," tambah Susy yang juga kepala bidang pembinaan dan prestasi PP PBSI.
Jika berhasil lolos ke semifinal, tim beregu putra Indonesia akan menghadapi pemenang laga perempat final lainnya antara Thailand dan Vietnam.
Baca Juga: Lindswell Sumbang Emas Kedua dari Wushu untuk Indonesia
Berita Terkait
-
PBSI Jangkau Akar Rumput: Gelar Festival SenengMinton 2026, Purwokerto Kota Pertama
-
Sejarah Kelam Bulu Tangkis Indonesia! PBSI Minta Maaf usai Gagal di Piala Thomas 2026
-
Indonesia Ukir Sejarah Buruk! Pertama Kali Tersingkir di Fase Grup Piala Thomas
-
Drama Tiga Gim, Jonatan Christie Minta Maaf Usai Indonesia Tertinggal 0-1 dari Thailand
-
Refleksi Hari Kartini: Susy Susanti dan Greysia Polii Bicara Keberanian untuk Bermimpi
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Oditur Militer akan Sambangi Andrie Yunus di RSCM?
-
Sinergi Kemensos Bersama BPS dan DEN Perkuat Digitalisasi Bansos Berbasis DTSEN
-
Kebijakan Libur Sekolah Lebih Awal Saat Piala Dunia 2026 di Meksiko Tuai Protes Keras Orang Tua
-
Fatma Saifullah Yusuf Ajak Siswa SRMA 21 Surabaya Ciptakan Lingkungan Bebas Bullying
-
Parigi Moutong Siapkan Lahan 9,2 Hektare untuk Sekolah Rakyat Permanen
-
DWP Kemensos Gaungkan Kampanye Anti Bullying Remaja Berkarakter dan Berempati di SRMA 13 Bekasi
-
Alarm Demoralisasi Jaksa: PAM SDO Kejagung Diminta Tak Asal 'Sikat' Tanpa Bukti
-
Pakar Sebut Parpol Pamer Kesetiaan ke Prabowo Cuma Kedok: Haus Kekuasaan Demi Modal Finansial
-
Misteri 'Kamar Khusus' dan Keterlibatan Pendukung Ashari dalam Kasus Kekerasan Seksual Santri Pati
-
Cuaca Buruk Hantui Piala Dunia 2026: Panas Terik, Badai Petir Hingga Kualitas Udara Buruk