Suara.com - Jumlah medali emas yang diperebutkan di hari keempat pelaksanaan SEA Games 2017 di Malaysia berjumlah 45 keping. Cabang olahraga atletik adalah yang paling banyak menggelar partai final.
Pada hari Selasa (22/8/2017) ini, cabang atletik akan merebutkan delapan medali emas. Sementara Indonesia berpeluang untuk mencuri emas tersebut salah satunya lewat Hendro dari nomor jalan cepat 20 km.
Setelah atletik, renang akan memperebutkan enam medali emas. Dari National Aquatic Centre Bukit Jalil, Indonesia mempunyai peluang lewat I Gede Siman Sudartawa dan kawan-kawan yang turun pada nomor 4 x 100 meter gaya ganti putra.
"Peluang di nomor 4 x 100 meter gaya ganti memang terbuka. Semoga bisa meraih hasil terbaik seperti di nomor 50 meter gaya punggung kemarin," kata I Gede Siman Sudartawa saat dikonfirmasi.
Selain dari tiga cabang olahraga besar itu, Indonesia juga akan mengumpulkan medali dari cabang olahraga beladiri. Karate menjadi cabang yang paling banyak merebutkan emas yaitu enam medali.
Ada Jintar Simanjuntak yang akan berjuang di nomor kumite. Begitu juga Suryadi dan Sisilia Agustiani yang akan turun di nomor kata. Cabang olahraga ini menargetkan mampu merebut dua medali emas.
"Minimal satu dari kata dan satu dari kumite," kata manajer timnas karate Phillips King.
Kemudian, dari cabang olahraga wushu, Indonesia juga berpeluang menambah medali, salah satunya lewat Juwita Niza Wasni. Jika mampu merebut emas, maka target tiga emas bisa tercapai karena sebelumnya wushu sudah menyumbang emas lewat Felda dan Linswell.
Cabang olahraga senam tidak mau ketinggalan. Ada lima emas yang diperebutkan. Meski berat, Indonesia tetap memiliki peluang besar untuk mencuri medali emas dari cabang senam ini.
Sementara itu, cabang olahraga yang ditunggu-tunggu yaitu bulu tangkis juga mulai dipertandingkan. Jonatan Christie dan kawan-kawan akan bertanding pada babak perempat final tim putra. Cabang ini juga merupakan andalan untuk merebut medali emas.
Pertandingan sepak bola antara Indonesia melawan Vietnam di Stadion Selayang akan menjadi penutup kejuaraan pada hari keempat ini. Hansamu Yama dan kawan-kawan dituntut meraih kemenangan demi menjaga peluang timnas sepak bola Indonesia maju ke semifinal. (Antara)
Berita Terkait
-
Ulangi Rekor 30 Tahun Silam, Indonesia Lampaui Target Medali SEA Games 2025
-
Pesona Kierana Alexandra, Atlet 17 Tahun Pembawa Bendera Indonesia di Penutupan SEA Games 2025
-
Sejarah Apa yang Diukir Kontingen Indonesia usai Runner-up SEA Games 2025?
-
Kontingen Indonesia Kemas 91 Emas di SEA Games 2025 Sukses Lewati Target Awal
-
Jangan Puas Runner Up di SEA Games 2025, Masih Ada Asian Games 2026 dan Olimpiade 2028
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL