Suara.com - Polda Metro Jaya menggelar pertemuan dengan sejumlah institusi terkait seperti Jasa Marga, Jumat (25/8/2017). Pertemuan untuk membahas pengamanan jelang Hari Raya Idul Adha 1438 H dan dilanjutkan dengan liburan panjang.
Seperti diketahui, pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Agama telah menetapkan Hari Raya Idul Adha tahun ini, setelah melakukan Sidang Isbat, jatuh pada, Jumat (1/9/2017).
Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Suntana mengatakan, sebanyak 10 ribu personel gabungan akan diterjunkan untuk menjaga keamanan di Ibu Kota Jakarta.
"Kami mempersiapkan pengamanan masyarakat dalam rangka Hari Raya Idul Adha dan libur long weekend. Polisi menurunkan hampir 7 ribu hingga 8 ribuan plus dinas terkait mungkin hampir 9 ribu hingga 10 ribuan (totalnya) di seluruh wilayah hukum Polda Metro Jaya," kata Suntana di Polda Metro Jaya.
Terkait kemungkinan adanya arus mudik pada liburan panjang tersebut, Suntana mengatakan belum ada informasi terjadi lonjakan penumpang di stasiun kereta api maupun bandara.
Adapun bila terjadi kepadatan arus mudik, lanjut Suntana, tidak akan terlalu besar seperti Hari Raya Idul Fitri.
"Informasi untuk di setiap stasiun kereta api tidak terdapat indikasi peningkatan lonjakan penumpang yang akan melaksanakan liburan untuk Hari Raya Idul Adha. Walaupun ada kenaikan dalam batas wajar. Begitu pula di bandara, lonjakan penumpang juga tidak terlalu berarti," jelas Suntana.
Kemungkinan terjadinya kerumunan massa dalam jumlah besar, lanjut Suntana, terjadi di objek-objek wisata seperti Ancol, Taman Mini, dan Monumen Nasional.
Suntana pun memastikan pihak keamanan akan dikerahkan ke daerah-daerah wisata tersebut guna memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang ingin lakukan liburan.
Baca Juga: Indonesia vs Malaysia, Ini Pesan Menpora untuk Suporter
"Kami bersama TNI dan stakeholder terkait menyiapkan pengamanan semaksimal mungkin agar keamanan masyarakat dalam kegiatan Hari Raya Idul Adha dan long weekend ini dapat berjalan dengan aman dan nyaman," tegas Suntana.
Terakhir, Suntana mengimbau kepada masyarakat yang meninggalkan rumah pada liburan panjang nanti, untuk melaporkan ke RT dan RW setempat agar dikoordinasikan ke polisi untuk dilakukan penjagaan.
"Kami imbau kepada masyarakat untuk tetap waspada apabila meniggalkan tempat tinggalnya. Dikomunikasikan kepada RT dan RW, sehingga kita bisa mencegah kemungkinan kejahatan di lingkungan masing-masing khususnya di rumah-rumah kosong," pungkas Suntana.
Berita Terkait
-
Rindu yang Terbayar: Perjuangan Mudik Guru Sekolah Rakyat Kepulauan Anambas
-
Kabur ke Bogor, Motif Pelaku Bacok Karyawan Roti di Cengkareng Ternyata Gara-gara Nyaris Senggolan!
-
Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!
-
Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius
-
Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir
-
Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit
-
Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru
-
Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate
-
Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?
-
Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus
-
Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?
-
Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos
-
Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!
-
Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli