Suara.com - Sebanyak 2.018 orang terbunuh oleh wabah kolera di Yaman. Di sana mayat bergelimpangan karena dilanda perang sejak akhir April 2017.
Data itu merujuk pada Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Sabtu (26/8/2017). WHO mengatakan 565.041 kasus kolera yang dicurigai telah tercatat di negara ini sejak 27 April.
Kasus itu dicurigai berada di 22 dari 23 provinsi.
Badan PBB tersebut mengatakan jumlah kematian tertinggi 382 kasus, tercatat di provinsi Hajjah barat laut. Sementara di provinsi Hudaida, Yaman barat, hanya sekitar 70.000 kasus.
Negara miskin seperti Yaman dalam keadaan perang sipil sejak tahun 2014, ketika pemberontak Houthi menguasai sebagian besar negara, termasuk Ibu Kota Sanaa.
Menurut Komite Palang Merah Internasional (ICRC), lebih dari 3 juta orang telah meninggalkan rumah mereka sejak permulaan konflik Yaman, dan lebih dari 20 juta di seluruh negeri membutuhkan bantuan kemanusiaan. (Anadolu)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang
-
Siapa 0,07 Persen Rakyat Korea Utara Pemberani yang Tolak Kim Jong Un?
-
Rudal Iran Tembus Kota Nuklir Dimona, Pertahanan Udara Israel Makin Dipertanyakan
-
Hanya Berlaku Hari Ini, Tarif MRT Jakarta Dibanderol Rp243
-
Kiamat Sudah Dekat Kalau Amerika Nekat Buka Paksa Selat Hormuz Iran
-
MRT Berlakukan Tarif Rp243 Bagi Pelanggan Khusus Hari Ini, Berikut Persyaratannya
-
Siasat Licin Iran Perpanjang Napas Perang Usai Mojtaba Khamenei Menghilang
-
Baru Ancam Lebanon, Presiden Israel Kocar-kacir Dihantam Rudal
-
BPH Migas Pastikan BBM Aman di Tol Padaleunyi Jelang Puncak Arus Balik 2026
-
Studi: Industri Migas Tinggalkan Citra Energi Bersih, Kini Tekankan Ketergantungan Energi Fosil