Suara.com - Partai Golkar sibuk merapatkan barisan untuk mencapai targetnya menjelang Pilkada 2018 dan Pemilu 2019. Salah satunya yakni dengan memperkuat Kesatuan Perempuan Partai Golkar.
Menurut Sekretaris Jenderal Partai Golkar Idrus Marham, untuk Pilkada 2018 pihaknya menargetkan dapat memenangkan hingga 60 persen serta 120 hingga 130 kursi pada Pemilihan Legislatif 2019.
"Dan kita pastikan kehadiran Partai Golkar sebagai pendukung Jokowi pada pemilu 2019 akan mencapai hasil yang spektakuler minimal atau lebih dari pada 65 persen," kata Idrus usai menutup Workshop Kesatuan Perempuan Partai Golkar di Hotel Sultan, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Minggu (27/8/2017).
Sementara itu, Ketua Umum KPPG, Ulla Nurachwaty mengatakan pihaknya juga mempersiapkan agar 30 persen kuota perempuan pada legislatif dapat terpenuhi.
"Kami sudah mempersiapkan kader-kader terbaik kami untuk maju. Ada Kurang lebih 170 nama-nama terbaik sudah kami persiapkan," ujar Ulla.
Kata dia, guna memenuhi target tersebut KPPG siap membentuk sistem yang bernama Hasta Karya yang memiliki tujuan merekrut sepuluh perempuan di setiap desa. Selain itu, ia juga meminta kepada organisasi sayap Partai Golkar menyiapkan kader-kader perempuan terbaiknya untuk maju pada Pemilu 2019.
Lebih lanjut, KPPG juga meminta kepada Partai Golkar konsisten melaksanakan seluruh undang-undang, terutama undang-undang pemilu yang menegaskan keharusan keterlibatan perempuan.
"Kami ingin Partai Golkar menjadi partai yang maju di dalam memperjuangkan undang-undang. Semua undang-undang. Maka Partai Golkar harus mewujudkan undang-undang itu dengan baik. Dalam konteks keperempuanan tentu itu bagian dari kami," kata Ulla.
Baca Juga: Seandainya Setya Novanto Ditahan, Ini Persiapan Partai Golkar
Berita Terkait
-
Dugaan Rp20 Juta Usai Demo, UBK Nonaktifkan Ketua BEM dan Bentuk Tim Investigasi
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk
-
Investasi Era Baru: Tokenisasi Aset Diproyeksikan Tembus Ribuan Triliun Dolar
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- Daftar Pertanyaan Sensus Ekonomi 2026: Petugas BPS Datangi Rumah, Tanya Gaji dan Usaha
Pilihan
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
Terkini
-
MBG Disetop Saat Libur Sekolah, BGN Disomasi: Ibu Hamil dan Balita Tetap Butuh Nutrisi!
-
Dua Calon Pengelola KDMP Meninggal saat Ikut Latihan Militer
-
Sering Mangkir, KPK Pertimbangkan Jemput Paksa Model Fitri Assidikki
-
Klaim MBG Bukan Proyek! KemenHAM: Ini Instrumen Negara Penuhi Hak Dasar Siswa
-
Gagal Jadi JC, Sony Sonjaya Ternyata Belum Akui Perbuatan di Kasus Korupsi MBG
-
Satu Tahun Dicuekin, Fariz RM Akhirnya 'Gas Pol' Seret Pelanggar Hak Cipta Lagunya ke Polisi
-
Militerisme Menguat! 1.047 Pembela HAM Diserang di Era Prabowo-Gibran
-
Resmi! Kejagung Tolak Permohonan Justice Collaborator Sony Sonjaya: Dia Pelaku Utama
-
Jejak Kelam Taufik Hidayat: Mantan Istri Juga Pernah Disiksa, Polisi Duga Masih Ada Korban Lain
-
Jakarta Rayakan HUT ke-499 dengan Komitmen Mengutamakan Kualitas Hidup Penduduk