Suara.com - Eko, warga RT9/RW4 Desa Lokpaikat, Kecamatan Lokpaikat, Kabupaten Tapin, Provinsi Kalimantan Selatan, nekat memotong alat kelaminnya sendiri memakai pisau dapur.
Orang tua Eko mengakui, putranya yang berusia 31 tahun itu nekat melakukan itu karena memunyai penyakit kejiwaan setelah memelajari ilmu kanuragan alias pencak silat kebatinan.
“Peristiwa itu terjadi pada Senin (11/9) awal pekan ini, sekitar pukul 09.30 WITA. Diduga, dia memotong alat kelaminnya saat tak memunyai kesadaran. Setelah sadar, dia baru menjerit kesakitan,” kata Kepala Polsek Lokpaikat Polres Tapin Ipda bagus Sucahyo, Rabu (13/9/2017).
Berdasarkan keterangan saksi bernama Kasduri, peristiwa itu berawal ketika Eko mendadak mendatangi kediamannya, Senin pagi.
Eko ketika itu meminta Kasduri meminjamkannya batu asahan pisau. Tapi, karena mengetahui riwayat sakit Eko, Kasduri menolak meminjamkan batu asahan.
Selang 20 menit, Eko kembali menyambangi Kasduri. Tapi kali ini, Eko datang sembari meringis kesakitan dan menjerit histeris meminta pertolongan.
Kasduri kaget melihat darah berkucuran dari daerah alat vital Eko. Oleh Kasduri, Eko lantas dibawa ke rumah sakit untuk mendapat pertolongan.
“Orang tua yang bersangkutan mengakui, putranya itu mendapat gangguan kejiwaan setahun terakhi ini. Dia belajar silat dan kebatinan. Karena tak terawasi dan tak kuat, kejiwaannya terganggu,” tandasnya.
Baca Juga: Geger! SN Ditangkap Seusai Bayar Uang Tips Perempuan Penghibur
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Semarak 'Ngahias Lembur' di Cibadak: Ketika Seni Sunda, Kekompakan Warga dan Rasa Haru Menyatu
-
Upacara 17 Agustus di Belitung Digelar Tanpa Tenda, Pejabat dan Warga Kepanasan Bersama
-
Semarak Kemerdekaan, Warna Merah Putih Hadir di Ruang Publik dan Kampung Nelayan
-
Viral Siswa SMKN 2 Palembang Dikeroyok, Benarkah Dipicu Tawuran Antarpelajar?
-
10.910 Warga Binaan di Sumsel Terima Remisi HUT RI, Ratusan Langsung Bebas
-
Turnamen Dikemas Lebih Berbeda, Ratusan Pemain Bakal Adu Kekuatan Tenis Meja
-
Gempa Flores Disusul Dua Gempa Besar di Sumatra dan Sulawesi, Benarkah Gempa Menjalar?
-
175 Perahu Bakal Ramaikan Festival Pacu Jalur 2026 Kuansing, Berikut Daftarnya
-
Merdeka dari Penjajah, Tapi Belum Merdeka dari Amarah: Mengapa Masyarakat Masih Suka Menghakimi?
-
Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi