Suara.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Basaria Panjaitan memuji perubahan yang dilakukan Partai Demokrat di bawah kepemimpinan Susilo Bambang Yudhoyono.
Basaria telah mendengar informasi Partai Demokrat telah melakukan pembenahan demi mewujudkan partai politik berintegritas.
"Partai Demokrat yang paling maju tentang masalah integritas. Bahkan sudah ada departemen yang khusus berhubungan dengan KPK dan sudah dilakukan berulang kali, tujuh kali bahkan melakukan pendidikan," kata Basaria di hadapan SBY di Kantor DPP Demokrat, Jalan Proklamasi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (13/9/2017).
Basaria berterimakasih kepada SBY yang telah memimpin partainya dalam melakukan pembenahan internal. Terlebih, ada sejumlah kader Demokrat yang menjadi tersangka oleh KPK. Basaria berharap Partai Demokrat dapat menjadi contoh bagi partai lainnya.
"Kita harapkan nanti Partai Demokrat ini menjadi yang paling terdepan, karena Demokrat ini sebenarnya sudah melakukan langkah-langkah lebih duluan, mudah-mudahan menjadi contoh model untuk partai-partai yang lainnya," kata Basaria.
Basaria mengatakan untuk memwujudkan partai politik yang berintegritas, diskusi pertama ini dapat menjadi langkah awal. Artinya, Basaria mengharapkan langkah selanjutnya tetap ada dan berkelanjutan.
"Tapi sudah barang tentu bapak dan ibu sekalian yang saya hormati, pak ketua umum saya informasikan ini adalah titik awal pertemuan kita antara KPK dan Partai Demokrat. Yang kita harapkan adalah suatu kelanjutan dari hasil kajian-kajian yang dibuat oleh KPK ini," kata Basaria.
Langkah selanjutnya yang dilakukan oleh Partai Demokrat menurut Basaria adalah agar SBY dan jajarannya mengimplementasikan kode etik yang nanti akan dibentuk. Dia juga meminta agar dibentuk mahkamah etik dalam internal partai.
"Dalam pelaksanaan implementasinya, bagaimana nanti akan didampingi bersama-sama dengan tim kita dari KPK atau bahkan mungkin karena ini sudah jauh lebih maju, bisa juga kita ambil masukan-masukan dari teman-teman dari Demokrat, supaya bisa kita terapkan juga kepada partai-partai yang lainnya," kata Basaria.
Baca Juga: Dukung KPK, SBY: Saya Bukan Anak Kemarin Sore dalam Dunia Politik
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
Terkini
-
OTT Beruntun di Kemenkeu, KPK Sita 3 Kg Emas dan Duit Miliaran dari Penangkapan Pejabat Bea Cukai
-
Edit Logo NU dan Disamakan dengan Simbol Yahudi, Warga Laporkan Akun X ke Polda Metro Jaya
-
Mensesneg Bocorkan Jadwal Pelantikan Hakim MK Baru Adies Kadir
-
PM Australia Anthony Albanese ke Jakarta Besok, Cek 8 Ruas Jalan yang Kena Rekayasa Lalin
-
BPJS PBI Dinonaktifkan Tanpa Pemberitahuan, Puluhan Pasien Cuci Darah Jadi Korban Ditolak RS
-
Bocah 10 Tahun di Ngada Bunuh Diri, Menteri PPPA Sentil Kerapuhan Sistem Perlindungan Anak Daerah
-
Istana Buka Suara soal Siswa SD Akhiri Hidup di NTT
-
Momen Langka di Abu Dhabi, Kala Prananda Prabowo Jadi Fotografer Dadakan Megawati
-
Haris Rusly Moti: Strategi Multi-alignment, Manuver Cerdas Prabowo untuk Palestina Merdeka
-
Anak Buah Terjaring OTT KPK, Menkeu Purbaya: Kenapa Terpukul? Ini Titik Masuk Perbaikan