Sekolah Dasar Negeri Tanjung Duren Selatan 01 Pagi, Jakarta Barat [suara.com/Ummi Hadyah Saleh]
Siswi kelas satu Sekolah Dasar Negeri Tanjung Duren Selatan 01 Pagi, Jawa Barat, berinisial PI menceritakan ciri-ciri lelaki yang membawa mobil warna hitam yang hendak menculiknya di depan sekolah.
"Aku lihat dia (pelaku) pakai topi dan baju putih aja, yang lainnya aku nggak lihat," ujar PI ketika ditemui wartawan di SDN Tanjung Duren Selatan 01 Pagi, Jalan Tanjung Duren Dalam, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (14/9/2017).
Ketika ditanya apakah masih ingat wajah pelaku, PI mengaku tidak melihatnya.
"Kalau mukanya aku nggak lihat," kata bocah dari 4 bersaudara ini.
"Aku lihat dia (pelaku) pakai topi dan baju putih aja, yang lainnya aku nggak lihat," ujar PI ketika ditemui wartawan di SDN Tanjung Duren Selatan 01 Pagi, Jalan Tanjung Duren Dalam, Grogol, Petamburan, Jakarta Barat, Kamis (14/9/2017).
Ketika ditanya apakah masih ingat wajah pelaku, PI mengaku tidak melihatnya.
"Kalau mukanya aku nggak lihat," kata bocah dari 4 bersaudara ini.
Peristiwa mengerikan itu terjadi usai jam pulang sekolah, tepatnya sekitar jam 13.00 WIB. Pelaku beraksi usai PI dan dua rekannya, A dan S, jajan cilok.
Ada kemungkinan pelaku sudah menculik anak sebelum mencoba menculik PI. Sebab, menurut keterangan A dan S, ketika itu di dalam mobil warna hitam ada dua anak laki-laki berseragam sekolah warna merah putih dalam keadaan diikat dan mulut dilakban.
"Ada dua anak cowok pakai seragam merah putih, tangannya diikat di belakang dan mulutnya dilakban, duduknya di belakang, kakinya nggak kelihatan diapain," kata S.
A masih ingat di dalam mobil ada supirnya. Supir berjenis kelamin lelaki mengenakan kemeja.
A dan S tidak berani teriak ketika PI dibekap. Beruntung, PI berhasil menyelamatkan diri setelah melawan dengan cara menggigit tangan pelaku.
"Nggak (Teriak). Ini kita berdua mau teriak, tapi takutnya langsung dibawa malingnya (pelaku) itu sudah pegang pintu mobil," kata S. [Maidian Reviani]
Komentar
Berita Terkait
-
Pendamping Hukum Duga Suku Anak Dalam Jadi 'Kambing Hitam' Sindikat Penculikan Bilqis
-
Penculikan Bilqis: Anggota DPR Ungkap Dugaan Sindikat Perdagangan Anak Terorganisir!
-
Heboh Kasus Ibu Culik Anak Kandung karena Rindu, Netizen Ribut: Kangen Berujung Ancaman Penjara 7 Tahun!
-
Terekam Kamera CCTV, Bocah 4 Tahun Diduga Diculik Tetangga Di Johar Baru
-
137 Siswa di Nigeria Diculik, Begini Nasibnya Usai Tentara Turun Tangan
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project
-
Bosan Lari Gitu-Gitu Aja? Coba 5 Spot Jogging di Jogja Ini, Suasananya Asri Banget!
-
Luas Karhutla Riau Capai 15 Ribu Hektare Selama Januari-Juli 2026
-
Proyek LRT City Masih Belum Jelas, Dony Oskaria Turun Tangan
-
Petani Tebu Tetap Raih Cuan, Hasil Panennya Diserap Pabrik Gula
-
BGN: Makanan MBG Tak Layak Jangan Dimakan
-
Viral Gegara Natalius Pigai, Ini 5 Buku Tipis Wajib Baca untuk Anak Muda yang Malas Baca Buku Tebal
-
Jogja Fashion Week 2026: Panggung Kreativitas dan Regenerasi Desainer Muda
-
Terungkap! Ini Cara Polda Jatim Bongkar Kasus Penipuan Berkedok Arisan Bodong
-
Fenomena Lipstick Effect, Kaburkan Kondisi Daya Beli Lemah