Suara.com - Problem klasik yang selalu terjadi di Kota Semarang, Jawa Tengah, terutama di kawasan pinggiran, mulai dari Kaligawe sampai Genuk, adalah banjir rob atau masuknya air laut yang menggenangi daratan secara berkala, atau bahkan permanen. Hal ini mulai teratasi dengan dibangunnya beberapa tanggul di sekitar kawasan tersebut, termasuk di kampus Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Semarang.
Untuk menangani banjir rob, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), melalui Ditjen Sumber Daya Air, mulai melakukan persiapan pengerjaan pengendalian banjir dan rob paket 2. Di dalam paket 2 ini, tanggul rob dan kolam retensi akan dibangun di sekitar Kampus Unissula.
"Selain itu, kita juga akan membangun tanggul penahan di Terminal Terboyo dan perbaikan alur Kali Tenggang," kata Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, saat memberikan kuliah umum kepada 2.700 mahasiswa baru, di Kampus Unissula, Semarang, Kamis (14/9/2017).
Kini, Kementerian PUPR tengah sedang membangun tanggul paket 1, yaitu polder Sringin, dengan tanggul dari Kali Tenggang ke Sringin sampai Kali Babon. Polder Sringin tersebut dilengkapi dengan pompa yang dapat memompa air rob kembali ke laut.
"Dengan kehadiran polder di wilayah utara Semarang, khususnya Terminal Terboyo dan Kawasan Kaligawe, maka kawasan ini akan terbebas banjir rob. Rencananya, pembangunan tanggul tersebut selesai pada akhir 2018," ujarnya.
Kota Semarang memiliki 5 polder untuk mengatasi banjir rob. Tahun lalu sudah dirampungkan polder Banger.
"Kehadiran polder Banger tersebut membuat kondisi Pelabuhan Semarang sampai Semarang Tengah sudah bebas banjir rob," jelasnya.
Kepada para mahasiswa, Menteri Basuki menyampaikan, untuk pembangunan infrastruktur diperlukan sumber daya manusia andal melalui program sertifikasi tenaga ahli dan terampil, demi memenuhi target 3 juta tenaga kerja bersertifikat 2019.
Menteri Basuki menyampaikan, cara bekerja di Kementerian PUPR membangun infrastruktur harus dilakukan secara cepat.
"Ibarat musik rock and roll", tidak bisa bekerja hanya linier dengan irama musik pop atau dangdut. Bekerja selama 7 hari, yang dibagi dalam 3 shift per hari. Inilah solusinya, karena tanpa itu semua, kita tidak akan bisa melayani masyarakat dengan baik," ujarnya.
Kepada mahasiswa baru, Basuki berpesan, "Selamat belajar, belajar dan belajar. Smart is a must, but not sufficient. Artinya, pintar saja tidak cukup, karena saya yakin mahasiswa sekarang bagus kualitasnya, tetapi harus selalu dibekali dengan akhlak yang baik, yakni dimana keberadaan kita di tengah masyarakat mampu memberikan rasa aman, nyaman, dan manfaat," jelasnya.
Sementara itu, Rektor Unissula, Anis Malik Thoha, mengungkapkan apresiasinya atas program-program pemerintah yang fokus kepada pembangunan infrastruktur.
“Salah satunya yang dilakukan Kementerian PUPR, membangun infrastruktur untuk mengatasi masalah banjir Rob di Semarang. Di samping itu, pembangunan jalan tol yang membuat akses menuju Semarang atau sebaliknya lebih mudah. Pembangunan ini secara tidak langsung dirasakan manfaatnya oleh Unissula," tandasnya.
(** Artikel ini merupakan kerja sama Kementerian PUPR dan Suara.com)
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ada Upaya 'Jurang Pemisah' Prabowo-Gibran? Gerindra Buka Suara Soal Isu Suap BEM UBK
-
Tak Berhenti di 13 Orang! Polisi Beri Sinyal Tersangka Baru di Kasus Daycare Little Aresha
-
Cari Keadilan, Arief Pramuhanto Bakal Ajukan PK ke Mahkamah Agung
-
Penertiban Aset GBK, Marinus Gea Minta Pemerintah Buktikan Manfaatnya Bagi Negara
-
KPK Serahkan Rp153,6 Miliar Hasil Rampasan Korupsi Eks Dirut Taspen
-
Demo Mahasiswa di Patung Kuda Memanas, Orator Teriak Minta Massa dan Polisi Mundur
-
Kawal Sidang Nikita Mirzani, Rieke Diah Pitaloka Cium Aroma 'Paket Kilat' Putusan Kasasi MA
-
Safari Politik DPR untuk Revisi UU Pemilu Bergulir, Putusan MK dan Ambang Batas Disorot
-
Siap-siap! KPK akan Lelang Barang Mewah Eks Wamenaker Noel, Ada Ducati Hingga Mobil BAIC
-
DPR Usul Motor Listrik Korupsi BGN Dihibahkan ke Guru Honorer: Biar Jadi Gesture Positif