“Setelah merdeka, pejuang perebut kemerdekaan itu ada yang kembali ke area masing-masing, tetapi ada yang tinggal di tempat untuk menjaga kemerdekaan ini dengan keamanan rakyat,” ujarnya.
Lebih lanjut, Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menjelaskan bahwa TNI tidak pernah berjuang sendiri, tapi selalu bersama dengan rakyat.
“Maka central of gravity kekuatan TNI bersama dengan rakyat. Tanpa rakyat, TNI tidak ada apa-apanya. Bersama dengan rakyat, TNI pasti profesional dalam melaksanakan tugasnya,” ucapnya.
Di kesempatan ini, Panglima TNI yang secara administrasi bertugas tinggal enam bulan lagi, menyiapkan kader penerus terbaiknya untuk melanjutkan estafet kepemimpinan TNI.
“Kewajiban saya untuk menyiapkan adik-adik sebagai kader penerus untuk solid antar TNI, solid antar matra, kemudian solid dengan masyarakat dan paling penting mewujudkan kesatuan komando yang sudah ada terus ditingkatkan, sehingga TNI selalu dalam posisi netral dalam politik praktis,” imbuhnya.
Panglima TNI juga menegaskan bahwa Politik Panglima adalah politik negara, bukan politik praktis.
“Saya sebagai Panglima harus melaksanakan tugas saya sebagai konstitusi tidak bisa diluar kontitusi, politik saya politik negara,” tegasnya.
Usai acara tabur bunga, Panglima TNI, Kepala Staf Angkatan, para Petinggi TNI lainnya melaksanakan doa bersama agar pelaksanaan seluruh kegiatan Upacara HUT Ke-72 TNI tanggal 5 Oktober 2017 dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
- 5 Rekomendasi HP Rp1 Jutaan untuk Ojol, RAM 8 GB dan Baterai Awet
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Rano Karno Mau Sulap Planetarium Jakarta Setara Las Vegas
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Klaim Sukses di Banyuwangi, Luhut Umumkan Digitalisasi Bansos Diperluas ke 40 Daerah
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Polisi Sebut Habib Bahar Ikut Lakukan Pemukulan di Kasus Penganiayaan Banser
-
Riza Chalid Diburu Interpol, Kerry Andrianto: Ayah Tak Tahu Apa-apa
-
Uji Coba Digitalisasi Bansos di Banyuwangi Diklaim Sukses, Angka Salah Sasaran Turun Drastis
-
Tak Sendiri, Habib Bahar Ternyata Tersangka Keempat Kasus Penganiayaan Banser!