Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa mencatat sekitar 2.000 pengungsi Rohingya berdatangan ke Cox's Bazar, Bangladesh. Mereka melarikan diri dari kekerasan tentara Myanmar di Negara Bagian Rakhine.
Juru Bicara dari Badan Migrasi PBB, IOM, Joel Millman menjelaskan kemungkinan ada 100.000 orang menyusul untuk mengungsi. Data tersebut dipaparkan, Jumat (6/10/2017) di Jenewa.
"Pemantau percaya bahwa sebanyak 100.000 orang mungkin menunggu untuk menyeberang ke Cox's Bazar dari Kota Buthidaung , utara Rakhine," kata Millman.
Sementara itu juru bicara Badan pengungsi PBB UNHCR Andrej Mahecic mengatakan PBB segera mencari bantuan 83,7 juta dolar AS sebagai dana tambahan untuk 6 bulan ke depan. Dana itu untuk membantu lebih dari setengah juta pengungsi Rohingya di Bangladesh.
Mark Lowcock, Koordinator Bantuan Darurat untuk Kantor Urusan Kemanusiaan yang Terkoordinasi (OCHA), menyebut krisis tersebut sebagai yang paling menyentuh hati sepanjang sejarah. (Anadolu)
Tag
Berita Terkait
-
Aung San Suu Kyi Salah Satu Pembasmi Etnis Terbesar dalam Sejarah
-
20 Kapal Pengangkut Pengungsi Rohingya Dihancurkan Bangladesh
-
Bela Rohingya, Pangeran Charles Batalkan Kunjungan ke Myanmar
-
Gelar Ratu Kecantikan Myanmar Dicopot karena Bikin Video Rohingya
-
Dewan Kota Oxford Copot Gelar Kehormatan Aung San Suu Kyi
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Pernikahan Mewah Berujung Utang: Saat Gengsi Mengalahkan Kondisi Keuangan
-
Saham Konglomerat Kompak Naik, IHSG Betah di Level 6.300
-
Jadi Tokoh Antagonis Argentina di Final Piala Dunia 2026, Enzo Fernandez Buka Suara
-
Dompet Dhuafa Hadirkan Ruang Mimpi, Dampingi Anak Yatim Berani Wujudkan Cita-cita
-
KPK Bongkar Modus 'Pinjam Bendera' yang Jerat Bupati Lombok Barat
-
Pelajaran Sunyi dari Seorang Kakek dan Bukunya di Padatnya KRL Manggarai
-
Istana Ungkap Alasan Kursi Gibran Digeser ke Jajaran Menteri Saat Sidang Kabinet
-
Bayar Rp100 Ribu, Ratusan Siswa di Jogja jadi Korban Tes TOEFL, Dana Bakal Dikembalikan
-
Bomber Kaki Kidal 44 Gol yang Dinaturalisasi Vietnam Ancaman Serius buat Timnas Indonesia
-
Rudal Iran Terbukti Lebih Canggih dari Pertahanan Militer Amerika, Ini Buktinya