Suara.com - Satu orang tewas dalam pemboman mobil terpisah di Kabupaten Wadajir di Mogadishu, Somalia pada Sabtu (14/10/2017), beberapa jam setelah ledakan bom mematikan yang menewaskan lebih dari 40 orang di kota tersebut.
"Polisi mengejar mobil itu dan menangkap pengemudinya tapi mobil tersebut meledak tak lama setelah menewaskan seorang warga sipil," kata seorang perwira polisi yang tak mau disebutkan jatidirinya.
Ledakan itu terjadi setelah ledakan kuat yang menewaskan lebih dari 40 orang dan menghancurkan beberapa bangunan. Puluhan orang yang tewas dikeluarkan dari reruntuhan bangunan. Hotel Safari hancur dan beberapa orang terjebak di dalamnya.
Mohamed Dahie, Sekretaris Tetap Kamar Dagang, termasuk di antara korban yang tewas sementara istrinya menderita luka dalam ledakan pertama, kata Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Ahad pagi. Tiga wartawan juga cedera dalam peristiwa tersebut.
Ledakan itu, yang terjadi di persimpangan KM5 dilaporkan sebagai yang paling kuat di Mogadishu dalam beberapa tahun. Persimpangan tersebut biasanya sibuk terutama pada sore hari, saat ledakan terjadi.
Ledakan yang meluluh-lantakkan tersebut telah membuat banyak tempat sekarang tak bisa dikenali sementara api terus berkobar di gedung di dekatnya. Rumah sakit di Mogadihsu telah memintah bantuan darah.
Seorang pejabat di Layanan Ambulans Aamin mengatakan mereka membawa sangat banyak korban tewas ke rumah sakit di Mogadishu.
Ia menyatakan ia tak bisa menyebutkan jumlah orang yang tewas atau cedera sebab mereka masih terus membawa korban ke rumah sakit.
"Kami tak bisa memberikan keterangan terbaru sebab sangat banyak korban akibat ledakan itu. Kami masih mengangkut korban ke rumah sakit," kata petugas tersebut.
Baca Juga: Cegah Distribusi Pupuk Subsidi Nyasar, Ini Jurus Kementan
Berita Terkait
-
4 Bom di Paris Berhasil Digagalkan, 5 Pelaku Teror Ditangkap
-
Serangan Bom Bunuh Diri, Tujuh Orang Tewas di Mogadishu Somalia
-
Bapeten Siapkan Detektor Nuklir saat Asian Games, Ini Alasannya
-
Rombongan Konvoi NATO Diserang Bom Bunuh Diri di Kabul
-
Pemburu Harta Karun Amatir Tak Sengaja Bongkar Rahasia Hitler
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
Pilihan
-
Jenazah Alex Noerdin Disalatkan di Masjid Agung Palembang, Ini Suasana Lengkapnya
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
Terkini
-
Kasus Suspek Campak Naik Tajam Awal 2026, Kemenkes Minta Warga Waspada dan Kenali Gejalanya
-
Demo di Mabes Polri! Polisi Minta Mahasiswa Waspada Penunggang Gelap dan Tak Mudah Terprovokasi
-
Vonis 10 Tahun Penjara: Agus Purwono 'Lolos' dari Tuntutan Maksimal Kasus Korupsi Tata Kelola Minyak
-
Anggota DPR Desak Transparansi Penuh Kasus ABK Terancam Hukuman Mati: Jangan Ada Permainan Aparat!
-
Vonis 15 Tahun Anak Riza Chalid, Hakim Juga Bebankan Uang Pengganti Rp 2,9 Triliun
-
Ada Demo Mahasiswa di Mabes Polri Siang Ini, 3.093 Personel Kepolisian Disiagakan
-
NasDem Usul PT 7 Persen, Demokrat: 4 Persen Saja Sudah Terlalu Tinggi!
-
ShopeeFood Temani Momen Ramadan dengan Diskon Kuliner dan Promo Seru Setiap Hari
-
Dua Wajah THR: Berkah Bagi ASN, 'Penyakit Tahunan' Bagi Buruh Swasta?
-
Anggaran Kaltim Disunat 75 Persen, Gubernur Malah Beli Mobil Dinas Rp 8,5 Miliar, DPR: Tidak Peka!