Gedung KPU [suara.com/Handita Fajaresta]
Lima partai akan mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum sebagai calon peserta pemilu 2019, Minggu (15/10/2017).
"PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), Golkar, Partai Garuda, Partai Bhinneka dan Partai Pemersatu Bangsa," kata anggota KPU Hasyim Ashari di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
Hasyim menambahkan selain lima partai, juga ada partai yang akan datang untuk melengkapi berkas yaitu Partai Solidaritas Indonesia yang didirikan Grace Natalie dan Partai Berkarya yang dibangun Tommy Soeharto
"Dihari ke-12 sudah ada 11 parpol yang mendaftar sebagai calon peserta pemilu 2019," ujar dia.
Dari 11 parpol yang sudah mendaftar sejak periode pendaftaran dibuka 3 Oktober, tujuh partai sudah melengkapi berkas dan telah diterima sebagai calon peserta pemilu yaitu Perindo, Nasdem, PAN, Gerindra, Hanura, PDI Perjuangan, dan PKS.
Dalam proses pendaftaran data partai, KPU memeriksa kelengkapan berkas, seperti administrasi tingkat dewan pimpinan pusat hingga cabang.
Namun kelengkapan berkas administrasi belum jadi jaminan lolos menjadi peserta pemilu 2019. Berkas-berkas tersebut masih akan diverifikasi di lapangan.
Batas akhir pendaftaran pada Senin (16/10/2017) pukul 00.00 WIB.
"PKB (Partai Kebangkitan Bangsa), Golkar, Partai Garuda, Partai Bhinneka dan Partai Pemersatu Bangsa," kata anggota KPU Hasyim Ashari di kantor KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.
Hasyim menambahkan selain lima partai, juga ada partai yang akan datang untuk melengkapi berkas yaitu Partai Solidaritas Indonesia yang didirikan Grace Natalie dan Partai Berkarya yang dibangun Tommy Soeharto
"Dihari ke-12 sudah ada 11 parpol yang mendaftar sebagai calon peserta pemilu 2019," ujar dia.
Dari 11 parpol yang sudah mendaftar sejak periode pendaftaran dibuka 3 Oktober, tujuh partai sudah melengkapi berkas dan telah diterima sebagai calon peserta pemilu yaitu Perindo, Nasdem, PAN, Gerindra, Hanura, PDI Perjuangan, dan PKS.
Dalam proses pendaftaran data partai, KPU memeriksa kelengkapan berkas, seperti administrasi tingkat dewan pimpinan pusat hingga cabang.
Namun kelengkapan berkas administrasi belum jadi jaminan lolos menjadi peserta pemilu 2019. Berkas-berkas tersebut masih akan diverifikasi di lapangan.
Batas akhir pendaftaran pada Senin (16/10/2017) pukul 00.00 WIB.
Tag
Komentar
Berita Terkait
-
Perkuat Demokrasi, Prabowo dan PM Narendra Modi Sepakat Kerja Sama KPU RI-India
-
'Kartu Mati' MK untuk Parpol: Mengapa Keterwakilan 30 Persen Perempuan Kini Jadi Syarat Wajib?
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
-
Menjual Nama Halte ke Parpol: Terobosan PAD atau Politisasi Ruang Publik?
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Bedak Apa yang Bisa Menghilangkan Flek Hitam? Ini 5 Pilihan Terbaik sesuai Review dan Harga
- 4 Toko Online Terpercaya untuk Beli Sepatu Lari di Indonesia, Dijamin Original
Pilihan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
-
Polri Tetapkan Febrie Adriansyah dan DR Tersangka Kasus Dugaan Korupsi serta TPPU
-
Jampdisus Febrie Adriansyah Akhirnya Mundur
-
Tangan Terborgol, Mulut Bungkam: Raut Wajah Bupati Sukoharjo Pakai Rompi Oranye KPK Tengah Malam
-
Ironi Hukum: Menuju Indonesia Emas, Ternyata Emasnya Ada di Rumah Febrie!
Terkini
-
Prakiraan Cuaca Hari Ini: Waspada Hujan Lebat Imbas Bibit Siklon 97 W
-
Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat
-
Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat
-
DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!
-
DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi
-
DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif
-
Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!
-
Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung
-
Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah