Suara.com - Sebuah riset dilakukan dan mengeluarkan daftar baru yang merinci kota-kota di dunia dengan keamanan paling rendah. Laporan dari Economist Intelligence Unit, yang berjudul Safe Cities Index 2017, mencetak kota-kota dengan keamanan digital, keamanan kesehatan, keamanan infrastruktur dan keamanan pribadi mereka, yang dikombinasikan untuk menciptakan peringkat keseluruhan masing-masing.
Kota yang paling berbahaya semuanya terletak di Asia Selatan dan Tenggara, Timur Tengah atau Afrika, dengan Karachi di Pakistan dianggap paling berbahaya dengan menggunakan kriteria indeks. Hal ini diikuti oleh Yangon di Myanmar, Dhaka di Bangladesh, Jakarta di Indonesia dan Ho Chi Minh City di Vietnam.
Sementara itu, di sisi lain ada 10 besar kota dengan kategori paling aman, didominasi oleh Asia Timur, Australia dan Eropa. Tokyo, Jepang, menempati posisi teratas untuk kedua kalinya, peringkat kedua Singapura, dan Osaka, Toronto dan Melbourne masing-masing ketiga, keempat dan kelima.
London baru saja mencapai sepertiga teratas kota, meluncur ke posisi 20 dengan skor gabungan 82,10.
"Hasil Indeks Kota Aman 2017 menunjukkan perbedaan tajam dalam tingkat keamanan keseluruhan antara negara berkembang yang berkembang pesat dan dunia yang stagnan," tulis studi tersebut.
Berkaitan dengan kriteria tersebut, keamanan digital berkaitan dengan teknologi kota cerdas dan seberapa terlindungi dari itu. Laporan tersebut menggunakan contoh San Francisco, pada bulan November tahun lalu, peretas menyerang komputer sistem transportasi kota dan mengenkripsi semua data, menuntut uang tebusan untuk pengembaliannya.
"Insiden jenis ini pasti lebih sering terjadi. Sebagai 'kota cerdas' menghubungkan infrastruktur mereka dengan broadband Internet, sensor yang memungkinkan secara nirkabel, data dan analisis yang besar, mereka menjadi lebih rentan terhadap serangan cyber jika tindakan pengamanan tidak diterapkan secara luas," kata laporan tersebut.
Jaminan kesehatan mencakup akses yang memadai terhadap perawatan kesehatan dan apakah lingkungan perkotaan itu sendiri sehat, keamanan infrastruktur adalah tentang menilai keamanan bangunan, jalan, jembatan dan infrastruktur fisik lainnya dan keamanan pribadi melihat kejahatan perkotaan, pembunuhan dan serangan teroris.
10 kota teraman
Baca Juga: Pakistan Tangkap Empat Penyerang Bandara Karachi
1. Tokyo: 89.80
2. Singapura: 89.64
3. Osaka: 88.87
4. Toronto: 87.36
5. Melbourne: 87.30
6. Amsterdam: 87.26
7. Sydney: 86.74
8. Stockholm: 86.72
9. Hong Kong: 86.22
10. Zurich: 85.20
10 kota paling berbahaya
51. Kairo: 58.33
52. Teheran: 56.49
53. Quito: 56.39
54. Caracas: 55.22
55. Manila: 54.86
56. Ho Chi Minh City: 54.33
57. Jakarta: 53.39
58. Dhaka: 47.37
59. Yangon: 46.47
60. Karachi: 38.77 [Independent]
Berita Terkait
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
Terkini
-
Kemasan Rokok Seragam Berisiko Tabrak UU Merek, Wamenkum: Jangan Over Regulation!
-
Sebut Polri Paling Korup, Burhanuddin Muhtadi Bongkar Kelemahan Survei IndexMundi
-
Jalan Cinta Amblas Nyaris 90 Derajat, DKI Bongkar Pemicunya: Tanggul Kali Sunter Retak!
-
Isi Amplop Menhut Raja Juli Masih Misteri, KPK Duga Suap Hutan Kuansing Pakai Dolar Singapura
-
Jokowi Mau Jadikan Jateng 'Kandang Gajah', Gerindra: Bagus, Kompetisi Politik Makin Sehat!
-
Bupati Kuansing Diduga Kumpulkan Duit dari 914 Anggota KUD untuk Suap Pelepasan Hutan
-
Aksi Bersih-bersih atau Cari Aman, Kenapa Menhut Raja Juli Baru Lapor Amplop Usai OTT KPK?
-
Eks Pimpinan KPK Sebut Menhut Raja Juli Akal-akali Balikin Amplop: Tetap Suap, Bisa Jadi Tersangka
-
Kader PSI Kalsel Desak Jokowi Segera Dilantik Jadi Ketua Dewan Pembina, Begini Respons Kaesang
-
Duet 'Indonesia Emas 2045' dan 'India Maju 2047', PM Narendra Modi: Kita Mitra Alami