Suara.com - Daishonta Williams bersama kekasihnya menyiksa seorang guru bernama Janice Watkins selepas pulang sekolah. Watkins diintai, setelah itu dicekik, dipukul pakai batu bata, menyeret dan memukulinya.
Watkins adalah seorang guru di Sekolah Umum Pittsburgh, Pennsylvania. Amerika Serikat. Sebelumnya Watkins menghukum anak perempuan Williams lantaran membawa ponsel saat sekolah. Sementara sekolah melarang murid membawa ponsel. Watkins pun menyita ponsel tersebut.
Pihak sekolah kemudian memanggil Williams untuk membicarakan hal tersebut. Namun ternyata Williams tidak senang.
Satu waktu, Williams menunggu Watkins selepas pulang sekolah. Dia mengintai Watkins dan mencegatnya di jalan.
Williams melempar batu bata ke arah wajah Watkins, sebelum memukulinya. Watkins dirawat karena luka di wajah dan kehilangan gigi.
Juru bicara kepolisian Ebony Pugh mengatakan kekerasan terhadap anggota staf Sekolah Umum Pittsburgh tidak dapat diterima. Pelaku harus bertanggungjawab karena itu melanggar hukum.
"Kami sangat terganggu dengan tindakan kekerasan terhadap guru Sekolah Umum Pittsburgh yang terjadi di Jembatan West End kemarin siang," kata Pugh dalam sebuah pernyataan.
Williams didakwa dengan pasal pengintaian, ancaman teror, dan serangan yang membahayakan orang lain.
Sementara Williams mengakui perbuatan sadisnya itu.
Baca Juga: Oknum Guru di Sukabumi Aniaya Murid saat Upacara
"Saya tidak akan berbohong, saya melakukannya," kata Williams. (AP)
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL
-
BNI Bersihkan Masjid Darul Aman Pascabanjir di Agam