Suara.com - Seorang anggota kepolisian di Aceh, Bripka Deni Putra, rela menjual sepeda motor kesayangannya demi membuatkan rumah layak huni bagi seorang kakek miskin. Kisah tersebut viral di medial sosial dan dianggap mengharukan oleh warganet.
Kisah itu menjadi buah bibir warganet setelah Bripka Deni mengunggah tulisan menawarkan sepeda motornya kepada khalayak.
"Dijual cepat Kawasi KLX 2016 tipe BF SE, kondisi fit. Tujuan jual untuk didonasikan pada pembuatan rumah masyarakat di Desa Pulo Teungoh, Kecamatan Makmur, Bireun. Serius inbox. Boleh tukar dengan barang bangunan senilai Rp30 juta," tulis Deni melalui akun pribadi Facebook miliknya, seperti dilansir akun Divisi Humas Polri, Senin (23/10/2017).
Selain mengunggah “status” tersebut, Deni juga mengunggah foto dirinya di dekat sepeda motor KLX berwarna hijau yang mau dijualnya.
Ia juga mengunggah fotonya bersama sang kakek pemilik rumah reot yang tak layak huni dan hendak dibantunya.
Deni menuturkan, kakek yang hendak dibantunya itu bernama Usman dan sudah berusia sepuh, yakni 65 tahun.
Usman tinggal sebatang kara di gubuk reot tersebut, setelah ia berpisah dengan istri dan anaknya. Gubuk itu sendiri di bangun di atas tanah hasil warisan keluarga.
“Insya Allah, mudah-mudahan, dalam waktu dekat, saya bisa membantu Pak Usman untuk membangun rumah layak huni. Walaupun hanya berukuran 4x6, tapi bisa layak huni, tak lagi bocor saat hujan,” harap Deni.
Upaya Deni tersebut diapresiasi banyak warganet. Hingga berita ini diunggah, seribuan warganet menyukai “status” Deni tersebut dan sudah ratusan kali disebar ulang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
Sidang Vonis Laras Faizati Digelar Hari Ini, Harapan Bebas Menguat Jelang Ulang Tahun Ke-27
-
Pascabanjir Sumatra, Penanganan Beralih ke Pemulihan Layanan Kesehatan dan Kebutuhan Dasar
-
Indonesia Tancap Gas Jadi Pusat Halal Dunia lewat D-8 Halal Expo Indonesia 2026
-
Literasi Halal Dinilai Masih Lemah, LPPOM Siapkan Pelajar Jadi Agen Perubahan
-
Jepang Studi Banding Program MBG di Indonesia
-
Kasus Korupsi LPEI Berkembang, Kejati DKI Tetapkan 4 Tersangka Baru dan Sita Aset Rp566 Miliar
-
Merasa Tak Dihargai, Anggota DPR Semprot Menteri KKP: Kami Seperti 'Kucing Kurap'
-
Korban Bencana Boleh Manfaatkan Kayu Hanyut, Kemenhut Juga Stop Penebangan Hutan
-
Politisi PDIP Ingatkan Prabowo: Jangan Buru-buru Bangun IKN, Siapkan Dulu Ekosistemnya
-
Bukan Sekadar Banjir: Auriga Desak KLHK dan KPK Usut Dugaan Korupsi di Balik Perusakan Lahan PT TPL