Suara.com - Pupus sudah harapan Aleix Espargaro untuk tampil pada seri 17 MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (29/10/2017) nanti. Pebalap dari tim Aprilia ini harus segera menjalani operasi pada tangan kirinya.
Cedera itu dialami Espargaro usai terjatuh pada lap ketujuh di balapan seri sebelumnya di Sirkuit Phillip Island, Australia, Minggu (22/10/2017) lalu.
Akibat kecelakaan itu, Espargaro mengalami patah tulang pada metacarpus keempat dari tangan kirinya. Alhasil, dia harus merelakan absen pada balapan di Sepang akhir pekan nanti.
Espargaro telah dijadwalkan menjalani operasi di kampung halamannya di Barcelona, Spanyol, Kamis (26/10/2017) besok.
Pebalap berusia 28 tahun ini diharapkan bisa pulih tepat waktu saat balapan seri pamungkas di Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, 12 November mendatang.
"Rencananya setelah alami cedera bisa menghindari operas dan mencoba balapan di Malaysia. Sayangnya, situasi memaksa saya balik ke rumah untuk jalani operasi sehingga bisa pulih sepenuhnya saat balapan di Valencia," ujar Espargaro, dikutip dari situs resmi MotoGP, Rabu (25/10/2017).
"Bersama dr. Mir, kami telah sepakat menjalani operasi pada hari Kamis di Barcelona," lanjutnya.
"Itu kecelakaan yang tidak menguntungkan, tapi saya fokus menjalani balapan terakhir dimana saya ingin menunjukkan kualitas dari motor Aprilia RS-GP," pungkasnya.
Pihak Aprilia sendiri tidak akan menggunakan pebalap pengganti dari Espargaro pada MotoGP Malaysia.
Baca Juga: Ditahan Unggulan Utama, Hafiz/Gloria Angkat Kaki Lebih Cepat
Berita Terkait
-
Joan Mir Resmi Merapat ke Gresini Racing, Siap Duet Bareng Daniel Holgado di MotoGP 2027
-
Perombakan Besar Yamaha! Fabio Quartararo dan Alex Rins Dipastikan Hengkang di Akhir Musim 2026
-
Berani Teken Kontrak 4 Tahun, Pecco Bagnaia Percaya dengan Proyek Aprilia
-
MotoGP Belanda 2026: Sengit, Jorge Martin Ambil Alih Pimpinan Klasemen!
-
MotoGP Belanda 2026: Marc Marquez Incar Hattrick, Pecco Punya Misi Terakhir
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 3 Pimpinan BGN Dilaporkan ke Ombudsman, Diduga Rangkap Jabatan di BUMN
- Kacamata Cat Eye Cocok untuk Bentuk Wajah Apa? Ini 3 Pilihan dengan Harga Ramah di Kantong
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
Pilihan
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
-
Cristiano Ronaldo Umumkan Perpisahan! Piala Dunia 2026 Jadi Panggung Terakhir
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
Terkini
-
Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,59 Persen, Dukungan Pramono terhadap UMKM dan PKL Tuai Pujian
-
Fadli Zon Sebut Ziarah Gunung Kawi Merupakan Warisan Tradisi
-
Alasan Indonesia Tak Kirim Pejabat Tinggi ke Penghormatan Terakhir Ayatollah Khamenei
-
Biang Kerok Blackout! Polri Bongkar Korupsi Batu Bara PLTU yang Bikin Listrik Padam Massal
-
WNI Tewas Mengenaskan di Jepang, Terduga Pelaku Diduga Tabrakkan Diri ke Kereta
-
Mahfud MD Heran Fenomena UU 'Simsalabim': Tiba-tiba Jadi, Kapan Dibahasnya?
-
Bulog Respon Cepat Masukan Masyarakat, Direktur Operasi Tinjau Penanganan Gudang Karawang
-
Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan
-
Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!
-
Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite