Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno di acara Inkowapi [suara.com/Nikolaus Tolen]
Wakil Gubernur Jakarta Sandiaga Uno menolak permintaan Ketua Induk Koperasi Pengusaha Wanita Indonesia Sharmila agar dapat memasang foto Sandiaga di warung-warung peserta koperasi.
"Boleh pasang spanduk, tapi nanti nggak ada foto saya ya, buat apa," kata Sandiaga di gedung Koperasi dan UKM, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2017).
Sandiaga mengatakan lebih baik yang dipasang dalam spanduk adalah foto Ketua Inkowapi, Sharmila atau Mimi.
"Bu mimi cantik nggak? Cantik. Cantik atau cantik banget? Cantik banget. Kenapa Bu Mimi cantik? Karena bekerja memikirkan banyak orang. Barokah. Sebetulnya sih saya berharap fotonya Bu Mimi, lebih enak dilihat daripada saya," kata Sandiaga.
Sandiaga mendorong Inkowapi memiliki brand yang menjadi ciri khas.
"Karena saya khawatir nanti kalau misalnya teman-teman ini nggak memiliki brand sendiri, tapi akhirnya harus mengandalkan brand dari merek lain, dari pemprov, mereka nggak akan memiliki kekuatan untuk melakukan. Itu yang menjadi kekhawatiran saya," kata Sandiaga.
"Boleh pasang spanduk, tapi nanti nggak ada foto saya ya, buat apa," kata Sandiaga di gedung Koperasi dan UKM, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (25/10/2017).
Sandiaga mengatakan lebih baik yang dipasang dalam spanduk adalah foto Ketua Inkowapi, Sharmila atau Mimi.
"Bu mimi cantik nggak? Cantik. Cantik atau cantik banget? Cantik banget. Kenapa Bu Mimi cantik? Karena bekerja memikirkan banyak orang. Barokah. Sebetulnya sih saya berharap fotonya Bu Mimi, lebih enak dilihat daripada saya," kata Sandiaga.
Sandiaga mendorong Inkowapi memiliki brand yang menjadi ciri khas.
"Karena saya khawatir nanti kalau misalnya teman-teman ini nggak memiliki brand sendiri, tapi akhirnya harus mengandalkan brand dari merek lain, dari pemprov, mereka nggak akan memiliki kekuatan untuk melakukan. Itu yang menjadi kekhawatiran saya," kata Sandiaga.
Tapi Sandiaga menyambut baik permintaan Inkowapi untuk bergabung dengan program Oke Oce.
"Sekarang (Inkowapi) sudah menjadi bagain dari gerakan Oke Oce. Kita berdayakan khususnya ibu-ibu, karena ibu-ibu adalah tulang punggung perekonomian rakyat yang betul-betul bisa dirasakan manfaat meningkatnya penghasilan," kata Sandiaga.
"Sekarang (Inkowapi) sudah menjadi bagain dari gerakan Oke Oce. Kita berdayakan khususnya ibu-ibu, karena ibu-ibu adalah tulang punggung perekonomian rakyat yang betul-betul bisa dirasakan manfaat meningkatnya penghasilan," kata Sandiaga.
Sandiaga mengatakan Inkowapi membuka lapangan kerja baru, khususnya bagi perempuan. Inkowapi juga berkontribusi memperlancar rantai distribusi barang kebutuhan pokok. Dengan demikian, harga barang akan semakin terjangkau, khususnya bagi warga yang kurang mampu.
"Kami berharap gerakan ini terus bisa menggelora di seluruh wilayah Jakarta, hari ini 1000 agen sembako yang dinisiasi, dan kita berharap ini akan menjadi lembaran baru di setiap kecamatan, kita siap berdayakan khususnya ibu-ibu," kata Sandiaga.
Dalam acara tadi, Inkowapi mengajukan tiga permintaan kepada Sandiaga.
"Saya minta izin Pak Sandi, bagaimana kita bisa gabung bekerjasama dengan Oke Oce pak. Kami bersiap kerjasama dengan Bapak wagub, turun ke lapangan dengan ibu-ibu," kata Sharmila.
Sharmila mengapresiasi program Oke Oce karena setelah diperkenalkan ke publik, langsung mendapatkan sambutan positif.
"Ternyata nama Oke Oce itu luar biasa Pak. Menarik banget, semua pada kagum. Sampai camat itu suka," kata Sharmila.
Permintaan berikutnya agar dapat memasang foto Sandiaga dalam spanduk yang nanti dipasang di warung-warung peserta Oke Oce.
"Saya pengin banget pak, diizinkan memakai spanduk Pak Sandi, supaya diketahui, warung mana saja yang sudah dibina oleh kita," kata Sharmila.
Permintaan yang ketiga bekerjasama dengan badan usaha milik daerah agar distribusi barang menjadi dapat lebih murah.
"Saya pengin sekali kerjasama dengan dinas perdagangan juga salah satunya BUMD DKI, bagaimana BUMD bisa pasok sembako murah ke masyarakat," kata Sharimila.
Inkowapi mengusung program Sahabat Usaha untuk rakyat. Visi dan misi mereka yaitu dapat menciptakan seribu pengusaha agen sembako rumahan yang dapat bersaing dengan ritel modern.
Sharmila mengatakan program ini menggunakan tiga pendekatan yaitu pelatihan kewirausahawan, pemanfaatan koperasi, dan teknologi.
"Dengan usaha ini mereka mampu membantu pembiayaan menyekolahan anak," katanya.
Komentar
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Anti-Geser! 4 Chemical Sunscreen Lokal yang Nyaman Dipakai di Bawah Makeup
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Filosofi STY Bertemu Transformasi Bank Jakarta, Persija Bidik Juara Liga 1
-
Jalur Kematian Orang Indo! Belanda Didesak Sejarah Gelap Kolonial Masuk Kurikulum
-
Detik-detik Kebakaran Mobil Merambat ke Tempat Pengisian BBM di Bogor
-
Riau Sumbang 198 Hotspot, Karhutla di 3 Wilayah Capai 124 Hektare
-
4 OOTD Vacation Chic ala Yeri Red Velvet, Nyaman dan Tetap Stylish!
-
Dipanggil KPK soal Kasus Bansos Beras, Rudy Tanoe Minta Pemeriksaan Diundur
-
Gaet 35 Ribu Fans, aespa Sukses Buka Tur Konser SYNK: COMPLaeXITY di Seoul
-
Karhutla Bromo Sulit Dipadamkan, Tiga Helikopter Sudah 17 Kali Water Bombing