Ilustrasi pornografi di internet (Shutterstock).
Kepolisian masih memeriksa tiga video porno yang dimainkan alumni mahasiswi Universitas Indonesia.
"Penyidik kini lakukan pemeriksaan di laboratorium forensik. Sudah koordinasi penyerahan bahan - bahan (tiga video diduga HA). Ya, tentunya butuh waktu kan. Harus dipelajari dulu ya, dianalisa," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Depok Komisaris Putu Kholis Aryana, Selasa (31/10/2017).
Setelah selesai pemeriksaan forensik, penyidik Polres Depok akan kembali memeriksa sejumlah saksi.
Putu belum bersedia menyebutkan siapa saksi yang akan dipanggil nanti, apakah termasuk dua muda-mudi yang ada dalam video porno atau tidak.
"Kemudian nanti akan kami panggil kembali. Beberapa saksi yang kami ketahui kami panggil bisa membuka Terang kasus ini. Belum bisa kami sampaikan. Karena masih dalam kepentingan penyelidikan," ujar Putu.
Putu mengatakan penyidik nanti juga akan memeriksa tubuh HA untuk memastikan apakah sama dengan pemeran video porno.
"Pengecekan fisik ya nanti. Nunggu penyidik kembali dari labfor. itu bagian menyusun langkah - langkah. Sesuai kebutuhan yang diperlukan oleh labfor," kata Putu.
Putu mengatakan dalam pemeriksaan sebelumnya, perempuan yang ada dalam video membantah terlibat.
"Ya, bekas luka di dada. Di bagian - bagian vital itu. Masih menurut keterangan sepihak. Nanti didetailkan kembali oleh petugas medis dan petugas labfor," ujar Putu.
"Itu alasan dia. Tapi nanti kan kami buktikan dulu apakah bantahan keterangan disampaikan H sesuai dengan bukti data - data (penyidik)," Putu menambahkan.
"Penyidik kini lakukan pemeriksaan di laboratorium forensik. Sudah koordinasi penyerahan bahan - bahan (tiga video diduga HA). Ya, tentunya butuh waktu kan. Harus dipelajari dulu ya, dianalisa," kata Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Depok Komisaris Putu Kholis Aryana, Selasa (31/10/2017).
Setelah selesai pemeriksaan forensik, penyidik Polres Depok akan kembali memeriksa sejumlah saksi.
Putu belum bersedia menyebutkan siapa saksi yang akan dipanggil nanti, apakah termasuk dua muda-mudi yang ada dalam video porno atau tidak.
"Kemudian nanti akan kami panggil kembali. Beberapa saksi yang kami ketahui kami panggil bisa membuka Terang kasus ini. Belum bisa kami sampaikan. Karena masih dalam kepentingan penyelidikan," ujar Putu.
Putu mengatakan penyidik nanti juga akan memeriksa tubuh HA untuk memastikan apakah sama dengan pemeran video porno.
"Pengecekan fisik ya nanti. Nunggu penyidik kembali dari labfor. itu bagian menyusun langkah - langkah. Sesuai kebutuhan yang diperlukan oleh labfor," kata Putu.
Putu mengatakan dalam pemeriksaan sebelumnya, perempuan yang ada dalam video membantah terlibat.
"Ya, bekas luka di dada. Di bagian - bagian vital itu. Masih menurut keterangan sepihak. Nanti didetailkan kembali oleh petugas medis dan petugas labfor," ujar Putu.
"Itu alasan dia. Tapi nanti kan kami buktikan dulu apakah bantahan keterangan disampaikan H sesuai dengan bukti data - data (penyidik)," Putu menambahkan.
Komentar
Berita Terkait
-
Rektor UI Tegaskan Kampus Tak Boleh Asal Jalankan Program Makan Bergizi Gratis
-
UI Green Marathon 2026: Saleh Husin Siap Taklukkan 42 KM demi Masa Depan Mahasiswa
-
Sabrina Chairunnisa Kecewa Sanksi UI, Minta 16 Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual di-DO
-
Bukan Cuma Fisik, Chat Mesum Termasuk Kekerasan Seksual: Pakar Soroti Kasus Mahasiswa UI
-
Viral Isi Chat Grup Orang Tua Terduga Pelaku Pelecehan Seksual FH UI, Anggap Anak Jadi Korban
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
Terkini
-
Filipina Mulai Ketar-ketir Efek Domino Konflik Geopolitik, Termasuk Perang AS - Iran
-
Putus Hubungan dengan WHO, Amerika Serikat Berisiko Kehilangan Jejak Penyebaran Hantavirus
-
Catatan Tertulis Suku Indian Navajo Tunjukkan Hantavirus Sudah Lama Mengintai Umat Manusia
-
Panas! Ade Armando Batal Maaf ke Jusuf Kalla Jika Laporan Polisi Tak Dicabut
-
Studi Ungkap Dilema Nikel: Dibutuhkan untuk Energi Bersih, tapi Ancam Lingkungan
-
Bidik Tersangka Tragedi Bekasi: Polisi Periksa 39 Saksi dari Pejabat KAI hingga Bos Taksi Green SM
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Kasus Kekerasan Gender Tembus 376 Ribu, LBH APIK Ungkap Lemahnya Perlindungan Korban
-
Eks Gubernur Sultra Nur Alam Dilaporkan ke KPK Terkait Korupsi Dana Unsultra Rp12 Miliar
-
Detik-Detik Sopir Taksi Green SM Selamat dari Maut Sebelum KRL Ditabrak Argo Bromo