Suara.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno menilai, kemacetan arus kendaraan serta kesemrawutan kawasan Tanah Abang tidak hanya disebabkan kembali merebaknya pedagang kaki lima (PKL) di ruang publik.
Menurut Sandiaga, kemacetan dan kesemrawutan kawasan Tanah Abang itu juga disebabkan proyek pembangunan jalan di sekitarnya.
"Bukan semata-mata PKL. Data yang didapat dari citizen reporter kami, itu diakibatkan pembangunan jalan di sekitar Tanah Abang,” kata Sandiaga di acara Uber yang bertajuk “Unlocking Cities”, Djakarta Theater, Thamrin, Rabu (1/11/2017).
Untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di Tanah Abang, Sandiaga mengungkapkan pemprov berencana mengintegrasikan jenis transportasi massal dengan moda transportasi berbasis daring.
"Kami berharap, transportasi online ini bisa menggalang komunitas penggunanya diarahkan ke transportasi massal. Karena secara persentase, jumlah pengguna transportasi online ini memiliki tendensi yang sangat positif untuk menggunakan transportasi massal," ucap Sandiaga.
Nantinya, kata Sandiaga, ada sistem saling mengumpan antara transportasi daring dan transportasi massal.
"Harus dengan sebuah pendekatan yang secara masif ada insentif untuk pengguna transportasi online untuk meneruskan perjalanan memakai transportasi massal. Ke depan, konsepsnya adalah kolaborasi transportasi daring dengan TransJakarta,” terangnya.
Sandiaga menambahkan, pihaknya terus mengkaji dan mengumpulkan data untuk mencari solusi penertiban kawasan Tanah Abang.
Baca Juga: Penagih Utang Rampas Motor, Ibu Terpaksa Jalan Kaki Gendong Bayi
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Milad GRIB Jaya di GBK, Polda Metro Siagakan Personel Antisipasi Macet dan Kepadatan
-
Puluhan Warga Inggris Korban Wabah Hantavirus Kapal Pesiar Diisolasi Ketat
-
Analis Intelijen Barat Puji Iran Tetap Kokoh Meski Selat Hormuz Digempur AS
-
Respon Iran Atas Tawaran Damai AS Masih Misteri, Tenggat Waktu Marco Rubio Habis
-
Rudal Iran yang Dipakai Serang Kapal Amerika Ternyata Bertuliskan Pesan Ini
-
Soroti Tragedi Dukono, Ahli Kebencanaan: Gunung Bukan Tempat Cari Konten, Zona Bahaya Itu Garis Maut
-
AS Terbangkan Pesawat Charter Jemput Belasan Penumpang Kapal Pesiar Hantavirus
-
Perang Masih Panas, Donald Trump Urus Hantavirus: Semua Aman, AS Punya Orang Hebat
-
Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura
-
AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar