Suara.com - Menteri Pertahanan Inggris Michael Fallon mengundurkan diri dari jabatannya, Rabu (2/11/2017), dengan mengatakan bahwa ia mengakui bahwa perilakunya pada masa lalu jatuh di bawah standar tinggi.
Fallon disebutkan di sebuah artikel surat kabar awal pekan ini bahwa ia menyentuh lutut seorang penyiar radio pada 2002.
BBC melaporkan, Senin, bahwa juru bicara Fallon mengatakan sang menteri telah meminta maaf atas insiden pada saat itu.
Penyiar yang bersangkutan mencuit bahwa ia menganggap kasus itu sudah selesai.
Setelah serangkaian tuduhan pelecehan seksual terhadap produser film Hollywood Harvey Weinstein, hal itu membuat ratusan ribu perempuan dan laki-laki berbagi pengalaman mereka soal mendapatkan perlakukan yang tidak senonoh, parlemen Inggris --yang terkenal kuat memegang tradisi-- tidak terkecuali.
Sebelumnya pada Rabu, Perdana Menteri Inggris Theresa May mengatakan tindakan akan dilakukan jika ada tuduhan dan bukti soal pelecehan seksual.
"Saya sangat jelas bahwa kita akan mengambil tindakan saat ada tuduhan yang kita ketahui dan ada bukti bahwa pelecehan seksual terjadi," kata Theresa kepada para anggota parlemen. (Antara)
Berita Terkait
-
Ilmuwan Ungkap 'Bangkitnya' Vampir di Sisa-sisa Abad Pertengahan
-
Tak Sengaja Pegang Bokong Lelaki, Pemuda Ini Dihukum 3 Bulan Bui
-
Sekolah Islam Kini Dilarang Pisahkan Murid Lelaki dan Perempuan
-
Buntut Skandal Seks, Harvey Weinstein Dipecat Akademi Oscar
-
'Ratu Jagal ISIS' Tewas Mengenaskan Bersama Putra Kecilnya
Terpopuler
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 3 Rekomendasi Air Cooler 50 Watt yang Dingin Maksimal dan Suaranya Senyap
- Mulai Besok Kendaraan Nunggak Pajak Dilarang Isi BBM Bersubsidi
- 3 Sepatu Running Brodo Terlaris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 7 Sunscreen Tone Up Terbaik untuk Kulit Kusam sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Resmi! Muktamar NU ke-35 akan Digelar di Ponpes Bahrul Ulum Jombang
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
Terkini
-
Panja Belum Bentuk, Komisi II DPR 'Diam-diam' Bahas 28 DIM RUU Pemilu
-
Jangan Berani Hambat! Polisi Bidik Pidana Bagi Penghalang Penggeledahan di Cafe de'CLAN Signature
-
Jejak Kelam Tenda Biru Bekasi: 8 Anak Dijual Jadi PSK, Omzet Tembus Rp1,7 Miliar
-
Nasib RUU Pemilu Digantung? Komisi II Buka-bukaan Disuruh 'Tunggu' Oleh Pimpinan DPR
-
Brankas Jumbo Ditemukan di Balik Lemari Cafe Cipete, Diduga Simpan Bukti Korupsi PLTU
-
Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA
-
Dugaan Perundungan PPDS Anestesi Unsrat Diaudit, Kemenkes Target Rampung 2 Pekan
-
Demokrat Warning 'Agenda Terselubung' di RUU Pemilu, Ada Upaya Batasi Pencalonan Presiden!
-
Massa Pendukung MBG Kecewa Berat, Pimpinan BGN Ogah Temui Pendemo
-
Target Rampung Sebelum 2029, Restorasi Candi Prambanan Diprediksi Pikat Turis India