Suara.com - Warga Desa Belimbing, Kosambi, Tangerang, Banten berencana menggelar tahlilan di lokasi pabrik petasan milik PT Panca Buana Cahaya Sukses yang dua pekan lalu meledak dan terbakar.
Acara tahlilan itu dilakukan untuk mendoakan arwah 29 warga Rukun Warga 15 Desa Belimbing. yang turut menjadi korban.
"Kalau tak salah, pekan ini mereka ingin membuat tahlilan di TKP. Ini kan dari Desa Belimbing ada lebih kurang 29 orang (korban)," kata pengacara korban ledakan Kosambi, Osner Johnson Sianipar kepada Suara.com, Senin (6/11/2017).
Menurutnya, acara tahlilan itu nantinya akan turut dihadiri oleh perangkat desa setempat.
Osner menyebutkan, pascaledakan yang terjadi pada Kamis (26/10/2017), sebagian warga desa turut prihatin terhadap keluarga para korban.
"Ya jadi itu semua, saya lihat itu semalam, mereka saling merasakan duka tetangganya," kata Osner.
Sebagian keluarga korban juga telah melaporkan bos pabrik, Indra Liyono dan Andri Hartanto, ke Polda Metro Jaya, Kamis (2/11).
Mereka dilaporkan karena diduga melanggar peraturan karena mempekerjakan buruh anak. Persisnya, Indra dan Andri dilaporkan karena diduga melanggar Undang-Undang RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.
Baca Juga: Heboh GIF WhatsApp Porno, Menkominfo Panggil Facebook
Sebelum dilaporkan keluarga korban, polisi sudah lebih dulu menetapkan Indra dan Andri menjadi tersangka kasus kebakaran yang menewaskan 48 buruh dan melukai puluhan orang lainnya.
Polisi juga menetapkan tukang las bernama Subarna Ega menjadi tersangka.
Berita Terkait
-
Bunga-bunga Duka Cita di Pabrik Kosambi Usai Tewaskan 48 Orang
-
Meninggal di Pabrik Kosambi, Pernikahan Tak Bisa Digelar Lagi
-
Hampir 7 Bulan Kasus Novel, Saor: Dari Awal Polisi Tak Objektif
-
Terungkap, Polda Sudah Tahu Potensi Teror terhadap Novel Baswedan
-
Baju Terakhir Dianah dan Akhir Hidup Buruh Anak di Pabrik Petasan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
60 Ton Sampah Menggunung, Pemprov DKI Janji Pasar Induk Kramat Jati Bersih dalam 5 Hari
-
Sinyal Bahaya Demokrasi, Lakso Anindito Sebut KUHP Baru Berpotensi Hidupkan Rezim Otoritarian Orba
-
KPK Sempat Terbelah dan Ragu Jadikan Yaqut Tersangka Korupsi Haji?
-
Lakso Anindito Prediksi Gelombang Praperadilan Koruptor Akibat KUHP Baru
-
Rumah Yaqut 'Dikepung' Aparat, Tamu Diperiksa Ketat Usai Jadi Tersangka Korupsi Haji
-
BNI Hadirkan agen46 hingga Pelosok Kota Bima, Perluas Inklusi Keuangan
-
Indonesia Terpilih jadi Presiden Dewan HAM PBB, Amnesty International Indonesia: Kebanggaan Semu!
-
KPK Bongkar Alasan Jerat Eks Menag Yaqut: 'Permainan' Kuota Haji Tambahan Jadi Pemicu
-
Sinyal Keras KPK, Eks Menag Yaqut Secepatnya Ditahan di Kasus Korupsi Haji
-
Tanggapi Soal Pilkada Langsung dan Tidak Langsung, Menko Yusril: Keduanya Konstitusional