Sidang pemeriksaan di Bawaslu [suara.com/Julistania]
Sidang pemeriksaan yang diselenggarakan Badan Pengawas Pemilu sudah masuk tahap pemeriksaan bukti dokumen dan mendengarkan saksi dari partai yang melaporkan dugaan pelanggaran administrasi yang dilakukan KPU.
Pelapor dengan nomor registrasi 001 dari Partai Keadilan dan Persatuan giliran pertama menjalani sidang yang dipimpin ketua majelis pemeriksa Abhan, di ruang rapat Bawaslu, Jakarta, Senin (6/11/2017).
Abhan mengingatkan PKPI mengenai apakah terdapat penambahan dokumen bukti pada hari ini.
Sesuai dengan check list terdapat 13 dokumen pada awal pendaftaran, kemudian ditambah 39 dokumen, lalu ditambah menjadi 57 pada hari ini. Bukti tambahan berasal dari dewan pimpinan pusat, dewan pimpinan provinsi, dewan pimpinan tingkat kabupaten atau kota.
PKPI mendatangkan enam saksi, di antaranya lima saksi yang merupakan petugas yang melakukan entry data ke sipol, dan satu saksi ketua DPK Jakarta Utara.
Kelima saksi mengatakan telah mendapatkan pelatihan dewan dewan pimpinan pusat untuk menginput data ke sipol KPU. Akan tetapi dia tidak mendapatkan pelatihan dari KPU.
Desvita salah satu saksi yang melalukan input data untuk Provinsi Riau menceritakan kesaksiannya.
"Kita mulai input data dari tanggal 3 Oktober sampai 16 Oktober, akan tetapi pada tanggal 12 Oktober Sipol tidak bisa di login, dan harus menunggu tiga jam agar sipol dapat diakses," kata Desvita.
Bukan hanya sipol yang tidak dapat dilogin, akan tetapi adanya kesalahan form di dalam sipol untuk Provinsi Riau.
"Form buat Riau, tetapi kabupatennya Provinsi Bali. Yang saya ingat Kabupaten Denpasar, karena itu hanya milik Bali," kata Desvita.
Selain sipol yang tidak dapat diakses, hambatan lainnya seperti data yang sudah diinput dan sudah selesai tidak bertambah sesuai Provinsi yang diinput, tetapi masuk kedalam provinsi lainnya.
Beberapa saksi mengatakan tidak nyaman dengan kerja sistem sipol yang menghambat pekerjaan mereka, dikarenakan sistem yang error, kerjaan menginput data yang seharusnya dapat dikerjakan cepat menjadi terhambat.
Sedangkan untuk ketua DPK Jakarta Utara kendalanya pencocokan KTP dan KTA yang terpisah dan harus dicocokan dalam waktu perpanjangan sehari yang diberikan KPU.
"Ditetapkan bahwa sidang berikutnya untuk pelapor 001 dengan agenda keterangan ahli dari pihak pelapor dan terlapor pada Kamis (9/11/2017) pukul 17.00," kata Abhan. (Julistania)
Komentar
Berita Terkait
-
'Kartu Mati' MK untuk Parpol: Mengapa Keterwakilan 30 Persen Perempuan Kini Jadi Syarat Wajib?
-
Kesaksian Akbar Husein soal Tragedi Bawaslu 2019: Ditangkap, Disiksa, hingga Ada yang Meninggal
-
Akbar Husein Kenang Kerusuhan 21-22 Mei 2019 di Bawaslu: Ada Koordinasi Aktivis hingga Purnawirawan
-
Final dan Mengikat, Dasco Pastikan Putusan MK Soal Kuota Perempuan 30 Persen Masuk Revisi UU Pemilu
-
Sodorkan Konsep MLPR, Pakar UMY Ridho Al-Hamdi Usulkan 'Omnibus Law Politik' yang Terbuka
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
BEM UBK Ultimatum Gibran 5x24 Jam: Penuhi Tuntutan atau Aksi Berjilid-jilid
-
BGN Mendadak Setop MBG Selama Libur Sekolah, Seluruh Dapur Bakal Diaudit
-
Periksa Pejabat ESDM, KPK Usut Produksi Metrik Ton Batu Bara hingga Setoran PNBP dalam Kasus Kukar
-
Komnas HAM Desak Sanksi SPPG Terbukti Sebabkan Keracunan MBG
-
Tolak Kelola Dapur MBG Demi Etika, Wali Murid di Sleman Bongkar Sisi Buruk Makan Bergizi Gratis
-
Suster Sesilia Turun ke Jalan, Biarawati Ini Pasang Badan Dukung Demo Mahasiswa di DPR RI
-
BGN Siapkan Efisiensi Besar-Besaran, 8 Juta Penerima MBG Terancam Dicoret
-
KPK Telusuri Aset Tersangka Korupsi Haji Rp622 Miliar, Pengelola Apartemen Ikut Diperiksa
-
Mengapa Keterlibatan Komcad di Pengamanan Demo Mahasiswa Jadi Alarm Demokrasi?
-
Alasan Efisiensi, BGN Mau Hapus MBG Untuk Siswa SMA