- Kanal-kanal informasi dan media sosial KPU mendapatkan serangan komentar negatif.
- Saat itu KPU mengambil langkah untuk tidak mengunggah apapun selama sepekan.
- Dia juga menyarankan kepada pimpinan KPU lain jika ingin mengunggah konten.
Suara.com - Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, August Mellaz, menceritakan soal serangan personal yang dialaminya imbas Keputusan KPU RI Nomor 731 Tahun 2025 tentang Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden sebagai Informasi Publik yang dikecualikan.
“Itu sudah sifatnya personal. Bahkan itu nyampe ke keluarga, bukan hanya ke anggota KPU. Nah menurut saya itu juga, ya memang ini PR,” kata August Mellaz di Kantor Bawaslu RI, Jakarta Pusat, Jumat (14/11/2025).
Saat itu, lanjut August, kanal-kanal informasi dan media sosial KPU mendapatkan serangan komentar negatif. Untuk itu, KPU mengambil langkah untuk tidak mengunggah apapun selama sepekan.
“Nah, kemudian kita coba untuk antisipasi mengubah konten media sosialnya menjadi informasi-informasi yang infografi segala macam yang itu kemudian kita muncul,” ujar August.
Lebih lanjut, dia juga menyarankan kepada pimpinan KPU lain jika ingin mengunggah konten, bisa menggunakan fitur story untuk menampilkan kegiatan yang dianggap relevan dan penting.
“Kemudian sekitar dua minggu terakhir, baru kita mulai buka kerannya pelan-pelan. Nah tetapi aktivitas-aktivitas KPU yang lain, yang juga tidak kalah pentingnya, kita coba cari strateginya, memang di medsosnya KPU tidak diunggah, tapi di provinsi dan kabupaten-kota diunggah,” tutur August.
“Itu juga ternyata kalau kita lihat media sosial analitik kita, engagement-nya bagus, ininya positif juga. Jadi akhirnya kita lihat, oh ini kayaknya, ya mungkin saja ada yang menggerakkan,” tandas dia.
Sekadar informasi, KPU membatalkan Keputusan KPU RI Nomor 731 Tahun 2025 tentang Penetapan Dokumen Persyaratan Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden sebagai Informasi Publik yang dikecualikan yang sempat memunculkan kontroversi.
"Pada akhirnya KPU, Teman-teman sekalian, mengapresiasi masukan-masukan dari berbagai pihak pascaterbitnya keputusan KPU tersebut, Keputusan 731," kata Ketua KPU RI Afifuddin di kantor KPU RI, Jakarta Pusat, Selasa (16/9/2025).
Baca Juga: KPU Dikecam karena Rahasiakan Dokumen Capres-Cawapres: Langgar UU?
KPU juga sempat berkoordinasi dengan Komisi Informasi Pusat (KIP) RI untuk membahas perlindungan data pribadi. Akhirnya, KPU memutuskan untuk tidak merahasiakan dokumen calon presiden dan calon wakil presiden.
Berita Terkait
-
DPR Ultimatum Pimpinan KPU usai Kena Sanksi DKPP: Kalau Ada Pesawat Biasa Kenapa Pakai Jet Pribadi?
-
Skandal Jet Pribadi Pimpinan KPU RI, KPK: Kami Siap Pelajari Putusan DKPP
-
Borok KPU Terbongkar Lagi: Sengaja Tak Laporkan Penggunaan Jet Mewah ke DPR
-
'Sentilan' Keras DPR ke KPU: Bisa Naik Pesawat Biasa, Kenapa Harus Pakai Private Jet?
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
4 Shio Paling Beruntung pada 14 Agustus 2026, Akhirnya Gak Kesepian Lagi
-
Paradoks AI, Ciptakan Pengangguran Massal Hingga Krisis Air di India
-
Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot
-
Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral
-
Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan
-
Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan
-
Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan
-
BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan
-
Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel
-
Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak