Suara.com - Tidak terasa balapan MotoGP 2017 sudah mendekati babak akhir. Sirkuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol kembali mendapat kehormatan menggelar balapan seri terakhir MotoGP, 10-12 November 2017.
Momen ini jadi yang ke-16 kali secara beruntun bagi Sirkuit Ricardo Tormo menjadi tuan rumah fase pamungkas balapan 'kuda besi' paling prestisius di muka bumi.
Trek ini pertama kali menggelar balapan MotoGP pada tahun 1999. Sirkuit Ricardo Tormo memiliki panjang lintasan 4,005 km dan 14 tikungan, dengan rincian sembilan tikungan ke kiri dan lima ke kanan.
Lantas fakta-fakta menarik apalagi yang pernah tercipta di trek dengan lomba yang berlawanan dengan arah jarum jam alias anti-clockwise ini? Berikut beberapa diantaranya:
- Dani Pedrosa (Honda) jadi pebalap paling sukses di Valencia dengan enam kemenangan; tiga di kelas MotoGP, dua di 250cc, dan satu di kelas 125cc.
- Tercatat sembilan kali pebalap Spanyol memenangi balapan di Valencia pada kelas utama; Sete Gibernau di kelas 500cc tahun 2001 bersama Suzuki, Dani Pedrosa (Honda/2007, 2009 dan 2012), Jorge Lorenzo (Yamaha/2010, 2013, 2015 dan 2016), dan Marc Marquez (Honda/2014).
- Pebalap terakhir di luar Spanyol yang memenangi balapan MotoGP di Valencia adalah Casey Stoner. Pebalap Australia ini mengukirnya di tahun 2011 bersama Honda.
- Yamaha lima kali menang di Valencia; Lorenzo (2010, 2013, 2015 dan 2016) dan Valentino Rossi (2004).
- Ducati tercatat sudah dua kali meraih hasil maksimal di Valencia; Troy Bayliss tahun 2006, dan Casey Stoner tahun 2008.
Baca Juga: Polemik Sanksi WO Mitra Kukar, Komdis: Sesuai Fakta dan Bukti
- Pabrikan Suzuki belum pernah menang di Valencia. Prestasi terbaik mereka hanyalah naik podium ketiga, yakni lewat pebalapnya John Hopkins di tahun 2007.
- Marquez jadi satu-satunya pebalap di kelas utama yang memenangi race di Valencia dengan start bukan dari posisi terdepan. Prestasi itu diukir Marquez pada tahun 2014 dengan start dari posisi kelima.
Tag
Berita Terkait
-
Terpopuler: Mobil Muat Banyak Harga Under 70 Juta, Motor Mewah Honda Terbaru
-
Intip 4 Warna Baru Honda Stylo 160: Varian Special Burgundy Paling Mewah, Apa Saja Bedanya?
-
Aturan Baru Balap MotoGP 2027: Mesin 850cc, Tanpa Aero, dan Dilarang Punya Motor Cadangan
-
Lupakan Skutik 150cc Biasa, Motor Mewah Honda Ini Punya Traksi Sempurna dan Tenaga Mantap
-
Rekor Baru Pebalap Indonesia Muhammad Kiandra Ramadhipa Guncang Moto3 Junior Barcelona
Terpopuler
- 4 HP Terbaru 2026 Harga Rp2 Jutaan, Kamera Bagus dan Baterai Besar hingga 7000 mAh
- Silsilah Keluarga Lim Xin Rui yang Resmi Jadi Menantu Hasto Kristiyanto
- 3 Klub Pemain Timnas Indonesia Berhasil Raih Tiket Promosi Musim Ini
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- HP Vivo yang Bagus Seri Apa? Ini Rekomendasi Seri X, V, dan Y Sesuai Kebutuhan
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
Terkini
-
Siasat Busuk Eks Anggota Ombudsman Yeka Hendra Bela Mafia CPO Terbongkar, Kini Resmi Masuk Bui!
-
Mendagri Pastikan Pascabencana Sumatera Masuk Tahap Pemulihan, Anggaran Rp100,1 Triliun Disiapkan
-
Renduk Pemulihan Pascabencana Himpun 11.512 Kegiatan, Ini Skala Prioritasnya
-
Standardisasi Kemasan Rokok, Kebijakan Kesehatan atau Ancaman Ekonomi Rakyat?
-
Tak Pandang Bulu! Bareskrim Akui Anggota Polisi Berinisial AFH Terseret Kasus Narkoba B Fashion
-
Sambil Terisak, Megawati Tegaskan Indonesia Haramkan Hubungan Diplomatik dengan Israel
-
Uang Negara Menguap Triliunan! Kejagung Didesak Bongkar Mafia di Balik Investasi Telkomsel ke GoTo
-
Geger! Kafe AfterHour di Poins Square Hangus Dilalap Sijago Merah, Satu Karyawan Jadi Korban
-
Teka-teki 9 Kotak Jam Mewah Fadia Arafiq, KPK Buru Sisa Rolex yang 'Hilang' dari Wadahnya
-
Waspada Lewat S. Parman! Begal Modus Polisi Gadungan Gentayangan, Tuduh Korban Bawa Narkoba