Suara.com - Ratusan gay dan pendukung hak asasi gay berdmeo di Ibu Kota India, New Delhi, Minggu (12/11/2017) waktu setempat. Mereka mengenakan kostum warna warni.
Ratusan orang itu meminta negaranya tidak melarang homoseksual. Para gay itu merayakan 10 tahun eksis di India, atau New Delhi's 10th annual Queer Pride.
Salah satu gay yang berdemo adalah Tish Anand. Anand mengenakan wig yang diklaim terinspirasi oleh karakter Disney Channel, Hannah Montana. Anand bernyanyi dan menari alam aksi demo itu.
"Saya tidak mengerti mengapa mereka mengkriminalkan cinta. Duh, mereka tersentak," kata Anand.
Salah satu koordinator parade, Manak Matiyani mengatakan menjadi gay bukan hal salah selama berpendidikan dan tahu cara menjadi gay. Selama ini India kurang memperhatikan kelompok ini.
Di India, menjadi gay dan berhubungan seks sesama jenis dapat dihukum hingga 10 tahun penjara.
Undang-undang tersebut sering digunakan oleh polisi dan anggota masyarakat untuk mengancam orang atau memeras uang dari mereka.
Pada 2009, Pengadilan Tinggi New Delhi mengeluarkan undang-undang inkonstitusional itu. Tapi itu dibatalkan empat tahun kemudian ketika Mahkamah Agung India memutuskan bahwa harus menjadi keputusan parlemen, bukan pengadilan.
Namun tahun lalu, pengadilan tinggi mengatakan akan mempertimbangkan kembali keputusannya.
Baca Juga: Perempuan Ini Ingin Buka Masjid Liberal untuk Muslim LGBT
Selama 10 tahun terakhir, homoseksual telah mendapatkan beberapa tingkat penerimaan di India, terutama di kota-kota besar.
Banyak bar malam memiliki gay. bahkan film bollywood sudah bicara masalah gay. (nbcnew)
Berita Terkait
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Bukan Hanya soal BBM, Kebijakan WFH Mengancam Napas Bisnis Kecil di Magelang
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
Terkini
-
Ayah Pelaku Penembakan di Turki Masih Aktif sebagai Polisi, Punya Jabatan Mentereng
-
Iran Mau Hukum Gantung Perempuan Pertama Buntut Aksi Demo Anti Rezim
-
DPR Ingatkan Pemerintah: Sengketa Lahan Tanah Abang Harus Tuntas Sebelum Bangun Rusun Subsidi
-
Beda Peran Laut Merah dan Selat Hormuz, Akan Ditutup Iran?
-
KPK Dalami Dugaan Pemerasan THR di Cilacap, 7 Pejabat Diperiksa sebagai Saksi
-
Update Kasus Penyiraman Air Keras ke Aktivis KontraS: 3 Perwira dan 1 Bintara TNI Segera Disidang!
-
Dokumen Bocor, Iran Gunakan Satelit Mata-Mata China Untuk Perang Lawan Amerika Serikat
-
AS-Iran Mainkan 'Game of Chicken' di Selat Hormuz: Blokade Trump Terancam Jadi Boomerang
-
AS Memblokade Selat Hormuz tapi Malah Kehabisan Rudal, Kini Keteteran?
-
Iran Peringatkan Kapal Perang AS yang Blokade Selat Hormuz dalam Jangkauan Rudal