Suara.com - Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tenggara melalui Direktorat Reserse Narkoba berhasil meringkus seorang mahasiswa yang diduga sebagai kurir narkoba berinisial SKR (22).
Kepala Subdit III Ditres Narkoba Polda Sultra, AKBP La Ode Kadimu, di Kendari, Rabu, mengatakan tersangka kurir narkoba berinisial SKR (22) tersebut merupakan mahasiswa pada salah satu perguruan tinggi di Kota Kendari.
"Tersangka kami amankan pada Rabu (8/11) sekitar pukul 16.00 Wita di Jl Ahmad Dahlan, Kel. Anaiwoi, Kecamatan Wua-Wua, Kota Kendari," ungkapnya, seperti diwartakan dari Antara.
Lebih lanjut, dia mengatakan, SKR diamankan ketika yang bersangkutan datang mengambil paket tersebut di kantor salah satu jasa pengiriman.
"Paket sabu seberat dengan total berat 25,2 gram tersebut berasal dari Kabupaten Malang, Jawa Timur, yang siap diedarkan di wilayah Kota Kendari," katanya.
Dia memaparkan, kronologi dimulai ketika piket Siaga Berantas Narkoba Polda Sultra menerima telpon dari salah satu jasa pengiriman paket barang yang ada di Kendari yang intinya memberitahukan bahwa ada paket yang diduga berisi Narkoba yang dikirim dari Malang.
Sehubungan dengan informasi tersebut maka Tim Opsnal Subdit III Ditresnarkoba Polda Sultra dibawa kendali AKBP, La Ode Kadimu langsung mendatangi TKP dan setelah tiba di TKP lansung malakukan koordinasi dengan dengan karyawan jasa pengiriman kemudian langsung membuka paket tersebut.
Dan ternyata paket tersebut berisi bungkusan kripik Nangka, Apel, Jagung dan salah paket yang berisi kripik nangka tersebut segelnya sudah rusak dan setelah diperiksa ditemukan satu paket yang diduga Narkoba jenis Sabu dengan berat bruto 25.2 gram.
SKR terancam jerat pasal 132 ayat 2 Jo 114 ayat (2) UU RI Nomor 32 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman pidana 5 tahun dan maksimal 20 tahun penjara sebagai konsekuensi dari perbuatannya tersebut.
Baca Juga: BNNP Jatim Tembak Mati Kurir Narkoba Pembawa 3Kg Sabu
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Prabowo 'Pamer' Proyek 100 GW Surya RI di ASEAN, Ingatkan Ancaman Krisis Energi
-
Cegah Kelelahan dan Dominasi Elit, Titi Anggraini Desak Pemisahan Pemilu Nasional-Daerah
-
Kepala Daerah dan PPPK Tak Perlu Khawatir, Pelaksanaan Pasal 146 UU HKPD Akan Diatur Melalui UU APBN
-
Prabowo di KTT ASEAN: Dunia Sedang Genting, BIMP-EAGA Harus Lebih Adaptif dan Berdampak
-
Dari Jombang hingga Pati: Mengapa Ponpes Terus Menjadi Titik Merah Predator Seks?
-
Sesumbar Donald Trump Usai 3 Kapal Perang AS Dibombardir Iran di Selat Hormuz
-
Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza
-
Viral Tampilan Sederhana Sultan Brunei Saat Wisuda Anak, Netizen: Tapi Jamnya Rp2,3 Miliar
-
Era Baru Dimulai, Robot Rp234 Juta Disumpah Jadi Biksu Buddha
-
Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO