Suara.com - Satu unit Haul Truk milik PT. Freeport dibakar di area Lower Wanagon, Grasberg, distrik Tembagapura, Mimika, Papua pada Sabtu (18/11/2017) sekitar pukul 06.00 WIT.
Kabid Humas Polda Papua, Ahmad Mustofa Kamal di Timika, Sabtu (18/11/2017) kepada wartawan mengatakan pelaku pembakaran diduga dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata Kali Kabur.
"Mereka yang kita pukul mundur dari area Kimbeli dan Banti yang lari ke belakang kampung Banti kemudian naik ke atas (Wanagon, Grasberg) dan melakukan aksi itu," kata Ahmad.
Menurutnya tidak semua area dipagar oleh anggota Satgas karena terdiri dari tebing terjal. Pembakaran tersebut juga kata Ahmad merupakan ungkapan kemarahan KKB.
Ia juga mengatakan bahwa pembakaran yang dilakukan tersebut dilakukan oleh anggota KKB sebanyak 10 orang yang sebelumnya juga telah mengeluarkan tembakan beberapa kali.
"Informasi yang kami peroleh dari beberapa karyawan yang waktu itu ada di lokasi kejadian seperti itu namun karena takut maka mereka pada saat pembakaran tidak dapat berbuat apa-apa," ujarnya.
Sementara itu sejumlah petugas dari Satgas Pengaman Objek Vital Nasional yang terdiri dari TNI dan Polri langsung bergerak ke lokasi kejadian untuk melakukan penyelidikan mengingat lokasi kejadian juga cukup untuk dijangkau. (Antara)
Berita Terkait
-
Nego dengan Gubernur Papua, Bahlil Jamin Divestasi Saham Freeport Rampung Kuartal I-2026
-
Ekonom Sebut Kawasan Industri Pupuk Papua Ciptakan Transformasi Ekonomi Indonesia Timur
-
Warga Wamena Ngeluh Harga BBM Tembus Rp25 Ribu, Respons 'Datar' Wapres Gibran Jadi Sorotan Tajam
-
Airlangga Yakin Lahan Papua Lebih Bagus untuk Food Estate Ketimbang Australia
-
OPM Tembaki Pesawat Hercules, Wapres Gibran Batal ke Yahukimo dan Balik ke Jakarta
Terpopuler
- Alur Lengkap Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Pariwisata Sleman yang Libatkan Eks Bupati Sri Purnomo
- 36 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 22 Januari: Klaim TOTY 115-117, Voucher, dan Gems
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Menanti Kabar, Ini Sosok Dua Istri Pilot Andy Dahananto Korban Kecelakaan ATR 42-500
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Angin Kencang Terjang Kupang, 25 Rumah Warga Rusak dan Timbulkan Korban Luka
-
Akademisi UI Ingatkan Risiko Politik Luar Negeri RI Usai Gabung Dewan Perdamaian Gaza
-
PSI Percayakan Bali kepada I Wayan Suyasa Eks Golkar, Kaesang Titipkan Harapan Besar
-
Cegah Stres di Pengungsian, KDM Siapkan Rp10 Juta per KK untuk Korban Longsor Cisarua
-
Kasatgas Tito Karnavian Pastikan Pemulihan Sekolah Pascabencana di Tapanuli Tengah
-
Hari Kesembilan OMC, BPBD DKI Intensifkan Mitigasi Cuaca Ekstrem Lewat Tiga Penerbangan
-
Korban Longsor Gunung Burangrang Bertambah jadi 10 Orang
-
Saleh Daulay: Reshuffle Kabinet Hak Konstitusional Presiden Prabowo
-
Longsor Pasirlangu: Pemkab Bandung Barat Aktifkan Status Darurat, 82 Warga Masih Dicari
-
Minibus Oleng hingga Hantam Tiga Motor dan Gerobak di Karawang, Satu Pengendara Tewas