Suara.com - Setya Novanto, tersangka korupsi KTP elektronik yang menempati Rumah Tahanan KPK sejak Senin (20/11) dini hari, memberikan penilaian bahwa kondisi rutan KPK berkualitas baik.
"Dia mengatakan rutan di sini sangat baik, sangat layak tempatnya dan sangat ramah terhadap tahanan. Dia mengatakan fasilitas yang lebih dari rutan yang pernah dia tinjau sebelumnya," kata pengacara Setya Novanto, Frederich Yunadi di gedung KPK Jakarta, Selasa (21/11/2017).
Setnov ditahan selama 20 hari terhitung 19 November sampai 6 Desember di Rutan Negara Kelas 1 Jakarta Timur Cabang KPK, karena ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi KTP-el yang diduga merugikan keuangan negara sebesar Rp2,3 triliun.
"Yang jenguk masih hanya pengacara, KPK tidak melarang tapi ada prosedurnya. Kita harus mengajukan permohonan. Siapa saja yang menjenguk. Permohonan kita sudah ajukan Insya Allah hari ini diberikan persetujuan kepada keluarga dan kader partai menjenguk karena disini ketat sekali," tambah Fredrich.
Ia mengatakan, kebutuhan dasar Setnov juga sudah tercukupi sehingga keluarga tak mengirimkan apa pun.
"Tak ada, kami keluarga tak mengirimkan apa-apa, karena di sini sangat memadai," terangnya.
Fredrich menambahkan, sejak ditahan KPK, Novanto belum pernah meminta makanan khusus. Semua makanannya mengikuti saran dokter.
"Itu kalau makanan khusus atau tidak itu kan dari dokter, bukan dari saya. (Sebelumnya) Saya tak tahu, tak ada, tak ada," tukasnya.
Baca Juga: Petugas Kebersihan Masjid di Tangsel Curi Kotak Amal
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Insiden Jembatan Gantung Pongpet Picu Evaluasi, Bupati Pangandaran Bidik Jembatan Permanen
-
DBS Indonesia Satukan Layanan Perbankan hingga Pasar Modal
-
TradingPRO Memperkenalkan Akun IDR Khusus untuk Indonesia
-
Kejati Usut Dugaan Korupsi di BKK Pekalongan: Kerugian Capai Rp141 Miliar
-
Pemkab Siak Minta Bantuan 11 Perusahaan Perbaiki Dua Jalan Kabupaten yang Rusak
-
6 Sampo Uban Terbaik,yang Mudah Ditemukan di Toko Online, Praktis Tutup Rambut Putih Sekejap
-
BPS Wanti-wanti Ancaman Penurunan Stok Beras Nasional Jelang Akhir Tahun
-
Episode Spesial My Happy Marriage Tayang 25 Oktober, Hadirkan Karakter Baru
-
Pria Tewas di Gardu Listrik Dekat LRT Pancoran: Tak Ada Tanda Pembunuhan
-
Atasi Masalah Hunian, Pemerintah Gandeng Dunia Usaha dan Masyarakat