Suara.com - Kepala Pos Polisi Sub Sektor Tanah Tinggi, Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat Inspektur Dua MS ternyata pernah bermasalah dengan narkoba setelah dinyatakan positif menggunakan sabu-sabu lewat pemeriksaan urine.
"Tiga bulan yang lalu di tes urine, kami secara periodik melakukan tes urine pada perwira maupun anggota," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Suyudi Ario Seto di Polda Metro Jaya, Rabu (22/11/2017).
Suyudi menyampaikan, gerak-gerik Ipda MS terus diawasi setelah dinyatakan positif sebagai pengguna narkoba.
"Setelah makai kami pantau dia," katanya.
Ipda MS ditangkap di sebuah rumah kos, Jalan Percetakan Negara 1, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017). Saat menangkap MS, polisi menemukan barang bukti sabu seberat 5 gram.
Setelah dilakukan pemeriksaan, polisi menemukan indikasi MS terlibat dengan peredaran narkoba yang dikendalikan narapidana di Lembaga Pemasyarakatan. Saat ini, kata Suyudi, polisi masih mencari jaringan bandar narkoba di Lapas yang diduga bekerjasama dengan Ipda MS.
"Kami belum tahu sedang kami amati, didalami mudah-mudahan bisa kami tangkap yang di dalam (Lapas)," kata dia.
Suyudi memastikan akan memberikan sanksi tegas berupa pemecatan kepada Ipda MS apabila nantinya pengadilan memutus bersalah MS atas kasus peredaran narkoba tersebut. Saat ini, kasus narkoba MS masih ditangani Polres Metro Jakarta Barat.
"Kemungkinan diarahkan ke sana (pemecatan), kalau nanti terbukti dari hasil pidana yang diproses oleh Jakbar kemudian dari sidang kode etik yang kami lakukan terbukti dia menjadi seorang bandar pasti akan kami pecat," kata Suyudi.
Baca Juga: Sering Beli Narkoba, Polisi Ditangkap saat Pesta Sabu di Kost
Berita Terkait
Terpopuler
- Gelar Bukan Segalanya, Boni Hargens Sepakat dengan Prof Gayus Lumbuun Soal Aturan Sidang S3
- 7 Cara Menghilangkan Kerak Gosong di Bawah Setrika agar Tidak Lengket dan Mengkilap
- Wakapolri Minta Jajaran Siap Hadapi Isu Aksi 'Black September', Apa Itu?
- Anak Buah Prabowo Curigai Alat Antek Asing di Balik Erupsi 6 Gunung, Netizen: Alam Saja Kena Fitnah
- 5 Menit Kota Makassar Diguyur Hujan
Pilihan
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
-
Cari 5 Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, 6 Kapal Sisir Laut hingga 271 Nautical Mile
-
Duh! 273 Siswa dan 43 Guru di Pati Diduga Keracunan MBG
Terkini
-
Heboh Prajurit TNI Pukul Warga di Rangko hingga Babak Belur, Dandim Angkat Bicara
-
Sering Nyeri Saat Naik Tangga? Kenali Penyebabnya Sebelum Lutut Makin Sulit Diajak Bergerak
-
Cara Kerja Teknologi AI uMI Panvivo PET/CT, Bisa Bantu Deteksi Lesi Kanker Berukuran Sangat Kecil
-
Belanja Elektronik Makin Mudah via Online, Ini Alasan Konsumen Masih Datang ke Toko
-
Makin Dekat Bela Timnas Indonesia, Statistik Terbaru Laurin Ulrich Nyaris Dekati Lionel Messi
-
Terjaring di Demo 27 Agustus, 29 Pelajar Jakarta Dikirim Ikut Pembekalan Bela Negara, Ada dari SD
-
BAIC T1 Unjuk Gigi di GIIAS Bandung 2026
-
PHE Selesaikan Survei Seismik Offshore 2D SE Java Frontier Area Laut Selatan Jawa di Samudera Hindia
-
Muak Kondisi Pemerintahan dan Pembangunan, Warga Kabupaten Bandung Barat Ngadu ke Jakarta
-
Program Tak Goyah Dihantam Kritik: Benarkah Suara Publik Tak Mengusik MBG?