Suara.com - Kepala Pos Polisi Sub Sektor Tanah Tinggi, Polsek Johar Baru, Jakarta Pusat Inspektur Dua MS ternyata turut menjadi pengendar sabu-sabu. MS ditangkap di sebuah rumah kos, Jalan Percetakan Negara 1, Jakarta Pusat, Sabtu (18/11/2017) dengan barang bukti sabu seberat 5 gram.
"Ya memang sudah kami amati anggota ini ternyata betul masuk dalam jaringan bandar," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Komisaris Besar Suyudi Ario Seto di Polda Metro Jaya, Rabu (22/11/2017).
Suyudi juga menyampaikan, sabu-sabu yang diedarkan MS didapatkan dari jaringan bandar di Lembaga Pemasyarakatan. Namun, Suyudi menolak menyebutkan di mana lokasi Lapas, karena masih dalam tahap pengembangan.
"Iya, jaringan dengan yang di LP juga. Bekerjasama dengan salah satu tahanan di dalam LP," kata Suyudi.
Dari pengakuan MS saat diperiksa, baru pertama kali mengedarkan barang haram tersebut.
"Kalau menurut keterangan baru," katanya.
Menurutnya, selama mengedarkan sabu, MS bekerja sama dengan dua tersangka yang sebelumnya diringkus Polres Jakarta Barat.
"Dia tidak sendiri dia bertiga sama kelompok," kata dia.
Untuk bisa menentukan sanksi kode etik yang akan dijatuhkan kepada Ipda MS, Suyudi menyampaikan masih menunggu proses hukum terkait kasus narkoba MS yang ditangani Polres Jakarta Barat.
Baca Juga: Olah TKP Penembakan di Gambir, Polisi: "Kami Duga Peluru Nyasar"
"Pidana ditangani Polres Jakarta Barat, tapi nanti kode etik kita," kata dia.
Sebelumnya, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Raden Prabowo Argo Yuwono menyampaikan, penangkapan MS dilakukan setelah melakukan pengembangan terhadap kasus peredaran narkoba di Jakarta Barat.
"Dia (MS) pemakai juga, bersengkongkol juga sama tersangka lain," kata Argo, Senin (20/11/2017)
Ketika diinterogasi, Ipda MS mengaku sudah sering melakukan transaksi narkoba dengan tersangka yang sebelumnya ditangkap.
"Sudah dua kali transaksi dari ketiga orang itu," kata Argo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
674 Korban Kebakaran Kemayoran Mengungsi, Posko Bantuan dan Layanan Kesehatan Disiagakan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
Terkini
-
Gerindra Sebut Keakraban Prabowo dan Megawati Sebagai Simbol Persatuan Hadapi Tantangan Global
-
Habiburokhman Puji Keakraban Prabowo-Megawati, Bandingkan dengan Dino Patti Djalal
-
Kecelakaan Pesawat T-34 Taiwan, Kegagalan Simulasi Mesin Tewaskan 2 Pilot Militer di Kaohsiung
-
Malaysia Kutuk Pengibaran Bendera Israel di Masjid Al-Aqsa, Desak PBB Tindak Rezim Zionis
-
Mikroba Bawah Tanah Ditemukan Mampu Atasi Krisis Iklim, Bagaimana Caranya?
-
122 Prodi di Kampus Negeri dan Swasta Ditutup Sepanjang 2026, Menteri Brian Ungkap Alasannya
-
Pemerintah Anugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Wira Karya Kepada Enam Tokoh
-
Habiburokhman: Tak Perlu Ada Perlakuan Khusus untuk Dino Patti Djalal
-
Takut Negosiasi Iran Gagal, Trump Tegur Netanyahu: Tanpa Saya Kau Sudah Masuk Penjara!
-
Negosiasi Iran Terancam, Donald Trump Gunakan Kata Kasar Tegur Rencana Militer Netanyahu ke Lebanon