Suara.com - Kementerian Agama (Kemenag) akan menerbitkan tiga terjemahan Alquran bahasa daerah, yaitu Bahasa Batak Banjar, Ambon, dan Bali. Peluncuran ini rencananya dilakukan pada tanggal 20 Desember 2017.
“Kami terjemahkan ke bahasa daerah dalam rangka memasyarakatkan Alquran,” ujar Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin di Jakarta, Selasa (29/11/2017), seperti dilansir Anadolu Agency.
Menurut Menteri Lukman, banyak masyarakat yang lebih nyaman memahami Alquran dengan bahasa daerah daripada bahasa Indonesia. Untuk itu, dari tahun ke tahun, Kemenag mulai menerjemahkan Alquran ke bahasa daerah.
Sebelumnya, Kemenag sudah menerbitkan terjemah Alquran dalam sembilan bahasa daerah, yaitu Bahasa Sasak, Makassar, Kaili, Jawa Banyumasan, Minang, Dayak Kanayatn, Batak Angkola, Toraja, dan Mongondow.
“Jadi dengan tiga bahasa baru ini, berarti kita akan memiliki terjemah Alquran dalam 12 bahasa daerah,” kata dia.
Terjemah Alquran untuk tunanetra
Selain itu, Kemenag juga akan meluncurkan aplikasi Alquran dalam bentuk electronic publication bagi penyandang tunanetra. Hal ini mengingat Alquran braille kian kurang diminati.
Aplikasi ini akan diluncurkan dalam versi web dan ponsel pintar bekerja sama dengan Yayasan Mitra Netra yang terlebih dahulu melakukan digitalisasi Alquran untuk tunanetra.
“Kita sudah masukkan tafsir surat-surat pendek dalam aplikasi agar bisa didengar oleh tunanetra. Kedepan kita akan pasok buku-buku agama,” ujar Kepala Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur'an (LPMQ) Kemenag Muchlish Hanafi.
Baca Juga: Longsor Yogyakarta, Mayat Nenek Ditemukan dalam Posisi Peluk Cucu
Muchlish menargetkan, aplikasi ini akan memuat banyak kitab-kitab tafsir agar bisa didengarkan secara langsung oleh kaum tuna netra. “Nanti kami buat pojok tafsir Kemenag dalam aplikasi ini,” ujar Muchlish.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Mobil Toyota Bekas yang Mesinnya Bandel untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Pajak Rp500 Ribuan, Tinggal Segini Harga Wuling Binguo Bekas
- 9 Sepatu Adidas yang Diskon di Foot Locker, Harga Turun Hingga 60 Persen
- 10 Promo Sepatu Nike, Adidas, New Balance, Puma, dan Asics di Foot Locker: Diskon hingga 65 Persen
- Sheila Marcia Akui Pakai Narkoba Karena Cinta, Nama Roger Danuarta Terseret
Pilihan
-
Petani Tembakau dan Rokok Lintingan: Siasat Bertahan di Tengah Macetnya Serapan Pabrik
-
Bos Bursa Mau Diganti, Purbaya: Tangkap Pelaku Goreng Saham, Nanti Saya Kasih Insentif!
-
Omon-omon Purbaya di BEI: IHSG Sentuh 10.000 Tahun Ini Bukan Mustahil!
-
Wajah Suram Kripto Awal 2026: Bitcoin Terjebak di Bawah $100.000 Akibat Aksi Jual Masif
-
Tahun Baru, Tarif Baru: Tol Bandara Soekarno-Hatta Naik Mulai 5 Januari 2026
Terkini
-
Bareskrim Bongkar Jaringan Judi Online Internasional, Puluhan Tersangka Ditangkap di Berbagai Kota
-
Ajang 'Pajang CV' Cari Jodoh: Fenomena Cindo Match di Mall of Indonesia
-
Hujan Deras Bikin 10 RT dan 3 Ruas Jalan di Jakarta Tergenang
-
Gus Yahya Bantah Tunjuk Kembali Gus Ipul sebagai Sekjen PBNU
-
Longsor Akibat Kecelakaan Kerja di Sumedang: Empat Pekerja Tewas
-
Polisi Tembakkan Gas Air Mata Bubarkan Tawuran di Terowongan Manggarai
-
Hujan Deras Genangi Jakarta Barat, Sejumlah Rute Transjakarta Dialihkan
-
Alasan Kesehatan, 5 Terdakwa Korupsi Pajak BPKD Aceh Barat Dialihkan Jadi Tahanan Kota
-
Mulai Berlaku 2 Januari 2026, Ini 5 Kebiasaan yang Kini Bisa Dipidana oleh KUHP Nasional
-
Misteri Satu Keluarga Tewas di Tanjung Priok, Ini 7 Fakta Terkini