Suara.com - Barack Obama membandingkan penggantinya Donald Trump dengan Adolf Hitler, dalam sebuah pidato tentang demokrasi minggu ini. Biasanya, mantan presiden itu bungkam sebagai menjelaskan pentingnya melindungi demokrasi pada sesi tanya jawab di Chicago.
Dikutip Metro dari Crain's Chicago Business melaporkan bahwa Obama mengatakan kepada Economic Club, pentinngnya melindungi 'taman' demokrasi atau akan hancur lebih cepat.
"Itulah yang terjadi di Jerman pada tahun 1930-an, yang terlepas dari demokrasi Republik Weimar dan berabad-abad tingginya pencapaian budaya dan ilmiah, Adolph Hitler bangkit untuk mendominasi. Enam puluh juta orang meninggal. Jadi kau harus memperhatikannya," ujarnya.
Hitler terpilih menjadi penguasa pada tahun 1933 dan kemudian dengan cepat mulai membongkar institusi demokratis untuk memastikan bahwa dia dapat memerintah sebagai seorang diktator sampai kematiannya pada tahun 1945. Meskipun Obama tidak menyebutkan nama Trump, secara luas telah ditafsirkan di media Amerika sebagai penggalian di otoritas Trump gaya dan agenda Amerika Pertama.
Fox News dan berbagai gerai berita sayap kanan lainnya, mengkritik komentar tersebut seperti juga pendukung Trump di media sosial.
Obama juga mengatakan kepada 1.800 penonton saat itu mengungkapkan bahwa dunia membutuhkan Amerika untuk terlibat dalam masalah dan tidak boleh menjadi isolasionis.
"Hal-hal tidak terjadi secara internasional jika kita tidak mengarahkan bahu kita ke kemudi. Tidak ada negara lain yang memiliki pengalaman dan bandwidth dan cita-cita ... Jika AS tidak melakukannya, itu tidak akan terjadi," kataya.
Dia menggunakan contoh dari wabah virus Ebola yang saat pemerintahnya membantu menundukkannya melalui pengiriman perawat dan sumber daya ke Afrika. Meskipun dikritik, Obama juga mengatakan bahwa dia mengerti prinsip bahwa pers bebas sangat penting dalam anggukan keluhan terbaru Trump tentang media.
Baca Juga: Ucapkan Selamat Ultah, Intip Gaya Michelle Obama seperti Beyonce
Obama juga menyelipkan debat Batman vs Superman yang hebat, mengatakan kepada audiens bahwa dia yakin Batman akan menang dalam pertempuran di antara keduanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
- Pakai Paspor Belanda saat Perpanjang Kontrak 2025, Status WNI Dean James Bisa Gugur?
- Pajaknya Nggak Bikin Sengsara: Cek 5 Mobil Bekas Bandel di Bawah 70 Juta untuk Pemula
Pilihan
-
BTS ARIRANG Pecahkan Rekor Netflix! Comeback Global Tak Terkalahkan di 77 Negara
-
Yaqut Kembali Ditahan di Rutan KPK
-
Dean James Masih Terdaftar sebagai Warga Negara Belanda
-
Diskon Tarif Tol 30 Persen Arus Balik: Jadwal, Tanggal dan Rute Lengkap
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
Terkini
-
Tekan Peredaran Obat-obatan Terlarang, Polres Jakarta Pusat Lakukan Razia di Titik Rawan
-
Arus Balik Lebaran, Ribuan Penumpang Tiba di Jakarta Lewat Terminal Kampung Rambutan
-
Transjakarta Perbanyak Armada di Stasiun dan Terminal Selama Arus Balik Lebaran
-
Keliling Pesantren saat Lebaran, Gus Ipul Minta Doa untuk Sekolah Rakyat
-
Iran Umumkan Kapal Boleh Lewat Selat Hormuz, Kecuali Teman Israel dan Amerika Serikat
-
Jepang Krisis Energi karena Perang AS - Israel vs Iran, Cadangan BBM Mulai Dilepas
-
Gus Yaqut Dibawa ke Rutan Tanpa Borgol, KPK Sebut Aman
-
Sempat Jadi Tahanan Rumah, Gus Yaqut Disebut Derita Gerd Hingga Asma
-
KPK Ungkap Alasan Gus Yaqut Dikembalikan ke Rutan
-
Siang Ini, Wilayah Jabodetabek Berpotensi Diguyur Hujan Lebat dan Angin Kencang